Miliaran bantuan virus korona mungkin telah dikirim ke scammer, kata pengawas

Miliaran bantuan virus korona mungkin telah dikirim ke scammer, kata pengawas

SEBUAH Administrasi Bisnis Kecil program yang dimaksudkan untuk menjaga pengusaha tetap bertahan selama virus corona pandemi mungkin telah mengirimkan miliaran dolar kepada penipu dan pelamar yang tidak memenuhi syarat, menurut laporan pengawas baru.

Di sebuah melaporkan dirilis Rabu, Inspektur Jenderal SBA Hannibal “Mike” Ward mengatakan bahwa lebih dari $ 78 miliar bantuan yang disetujui untuk bisnis di bawah Program Pinjaman Bencana Cedera Ekonomi badan mungkin telah mengarah ke bisnis yang berpotensi curang atau tidak memenuhi syarat.

PERUSAHAAN MENGHASILKAN $ 30 miliar DALAM PINJAMAN BANTUAN VIRUS DARI PPP

Laporan tersebut menemukan $ 58 miliar dicairkan dalam berbagai pinjaman untuk bisnis yang menggunakan alamat IP, alamat email, rekening bank atau alamat fisik yang sama. Sekitar $ 13,4 miliar masuk ke akun yang berbeda dari yang terdaftar pada aplikasi pinjaman asli, dan sekitar $ 1,1 miliar masuk ke bisnis yang berpotensi tidak memenuhi syarat.

Penipuan tersebut berasal dari kesibukan badan tersebut untuk memberikan bantuan kepada bisnis yang dilanda pandemi; untuk mempercepat proses, SBA “menurunkan pagar pembatas,” tulis Ward, “yang secara signifikan meningkatkan risiko penipuan program.”

TRUMP ADMIN MERILIS NAMA HAMPIR 700.000 PPP PINJAMAN

Dalam beberapa hari, badan tersebut menerima jumlah permohonan pinjaman yang belum pernah terjadi sebelumnya: Pada tanggal 31 Maret, badan tersebut menerima 680.000 permohonan, jumlah tertinggi yang pernah diterima dalam satu hari. Pada 10 April, agensi tersebut memiliki lebih dari 4,5 juta aplikasi untuk dipilah. Untuk mempercepat proses, karyawan SBA diberi waktu rata-rata 15 menit per lamaran untuk membuat keputusan.

READ  Virgin Galactic membatalkan penerbangan luar angkasa bertenaga pertama dari pelabuhan antariksa New Mexico

Di bawah program ini, bisnis dapat menerima pinjaman yang dapat diampuni hingga $ 10.000. Badan tersebut mendistribusikan sekitar $ 211 miliar pinjaman selama krisis yang disebabkan oleh virus.

Namun Administrator SBA Jovita Carranza menolak laporan tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah surat bahwa laporan itu “terlalu melebih-lebihkan risiko penipuan, pemborosan, dan penyalahgunaan” dan mengindikasikan bahwa laporan itu tidak “secara lengkap dan akurat menggambarkan keberhasilan SBA yang sangat sukses dalam memberikan bantuan bencana dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

DAPATKAN BISNIS FOX DI PERJALANAN DENGAN KLIK DI SINI

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

SUARASUMUT.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Suara Sumut