Jokowi mempromosikan omnibus law kepada para pemimpin bisnis global dalam dialog khusus WEF – Bisnis

Jokowi mempromosikan omnibus law kepada para pemimpin bisnis global dalam dialog khusus WEF – Bisnis

Presiden Joko “Jokowi” Widodo berpidato pada hari Rabu 50 pemimpin bisnis global dalam dialog virtual yang diadakan oleh Forum Ekonomi Dunia, di mana ia mempromosikan UU Cipta Kerja dan menjelaskan tanggapan pemerintah terhadap pandemi virus corona.

Presiden menekankan bahwa omnibus law akan membantu meningkatkan iklim investasi negara dan kepastian hukum serta menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk terlibat dalam lebih banyak kemitraan publik-swasta yang dapat mendukung negara untuk membangun “pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan tangguh”.

“Dukungan signifikan dari komunitas bisnis di [the law’s] Implementasinya sangat penting, karena akan memberi nilai tambah bagi upaya pemerintah dalam menangani pandemi dan mendukung pemulihan ekonomi secara seimbang dan sinergis, ”ujarnya dalam kata sambutannya seperti dikutip dari WEF.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mendampingi Jokowi dalam pertemuan online tersebut.

Baca juga: Indonesia akan mempromosikan investasi di forum virtual khusus WEF

Omnibus law muncul ketika ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu terjun ke dalam resesi untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan Asia 1998, sementara pemerintah berjuang untuk mengatasi pandemi dan dampak buruk ekonominya. Pemerintah mengharapkan undang-undang yang lebih luas, yang menghapus dan mengubah ribuan ketentuan di sekitar 80 undang-undang, untuk memotong birokrasi, memudahkan proses pengadaan izin dan mengendurkan peraturan ketenagakerjaan, antara lain, dan pada akhirnya menarik investasi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Perekonomian menyusut 3,49 persen di kuartal ketiga, setelah mencatat kontraksi 5,32 persen di kuartal kedua. Pemerintah memperkirakan ekonomi akan berkontraksi 0,6 hingga 1,7 persen tahun ini karena pandemi melanda aktivitas ekonomi.

READ  Pussy berlimpah! Temui wanita yang memiliki 500 kucing

Pada waktu bersamaan, Infeksi virus corona di negara itu tidak melambat. Indonesia mencapai tonggak sejarah yang suram pada hari Senin ketika negara itu melampaui lebih dari setengah juta kasus virus korona. Negara itu mencatat lebih dari 511.000 infeksi dan 16.225 kematian pada Rabu, jumlah tertinggi di Asia Tenggara, data resmi menunjukkan.

Presiden menekankan langkah-langkah yang akan diambil pemerintah untuk mengelola penyebaran COVID-19, kata WEF dalam sebuah pernyataan. Fokusnya adalah memberikan pengobatan dan pada akhirnya vaksinasi bagi penduduk, sementara juga memotong birokrasi untuk mempercepat investasi yang dibutuhkan yang bertujuan memulihkan pertumbuhan Indonesia dan mengamankan daya saingnya pasca pandemi.

“Indonesia, dengan populasi yang besar, membuat kemajuan yang mengesankan dalam memerangi COVID-19, dan pada saat yang sama menggunakan pandemi ini sebagai sarana untuk merestrukturisasi, memodernisasi, dan meningkatkan ekonominya,” kata pendiri dan ketua eksekutif WEF Klaus Schwab di pernyataan yang sama.

Baca juga: Masalah lingkungan, protes dapat menghambat investasi asing: Moody’s

“Saya menghargai upaya pemerintah untuk mendorong investasi, menjaga keberlanjutan sebagai pusat dari upaya pembangunan kembali mereka dan dengan jelas mengkomunikasikan ambisi mereka untuk bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang berbeda untuk menciptakan cara baru dan inovatif untuk mendorong pertumbuhan,” CEO Coca Cola Company James Quincey menambahkan.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan Rp 106,1 triliun (US $ 7,21 miliar) masuk realisasi investasi asing langsung di kuartal ketiga, meningkat 1 persen dari kuartal yang sama tahun sebelumnya. Badan ini melaporkan penurunan 9,2 dan 6,9 persen tahun-ke-tahun (yoy) dalam realisasi investasi asing pada kuartal pertama dan kedua. Total realisasi investasi tahun ini ditargetkan mencapai Rp 817,2 triliun.

READ  95% Kasus COVID-19 di Bali Disebabkan Penularan Lokal: Satgas

Terlepas dari harapan besar pemerintah, omnibus law ini menuai kritik dari serikat pekerja, aktivis lingkungan, mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil lainnya, yang mengatakan undang-undang tersebut akan melemahkan hak-hak pekerja dan melemahkan perlindungan lingkungan. Mereka juga mengkritik kurangnya transparansi dan pembahasan dalam pembahasan undang-undang yang cepat.

Sementara itu, pemerintah membantah anggapan itu hukum akan membahayakan perlindungan lingkungan atau merugikan pekerja, dengan mengatakan bahwa undang-undang itu penting untuk menarik investasi guna pada akhirnya menciptakan lapangan kerja.

Mereka juga mendapat kecaman atas upayanya untuk mengatasi pandemi, dengan kritik mendesak pemerintah untuk mengendalikan virus corona secara efektif sebaran.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

SUARASUMUT.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Suara Sumut