KKP menahan kapal Malaysia atas dugaan perburuan di Selat Malaka

KKP menahan kapal Malaysia atas dugaan perburuan di Selat Malaka

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menahan kapal berbendera Malaysia karena diduga melakukan perburuan di wilayah Indonesia di Selat Malaka.

Penangkapan dilakukan pada Ahad (6/12) oleh kapal patroli kementerian Hiu Macan Tutul 002, kata pelaksana tugas Menteri Kelautan dan Perikanan Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Senin.

“KKP konsisten menjalankan tugasnya untuk memastikan kedaulatan negara dalam pengelolaan perikanan,” tandasnya.

Otoritas menahan kapal asing tersebut di dekat wilayah klaim Indonesia dan Malaysia yang tumpang tindih.

“Kapal beserta empat awak kapal berkewarganegaraan Myanmar dan Indonesia itu ditangkap,” tegasnya.

Berdasarkan investigasi awal Global Positioning System kapal dalam dua bulan terakhir, kapal tersebut telah masuk wilayah Indonesia secara ilegal sebanyak tiga kali.

Kapal itu dipindahkan ke Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Sejak Oktober 2019 hingga saat ini, kementerian telah menahan 99 kapal penangkap ikan yang terdiri dari 63 kapal asing dan 36 kapal Indonesia.

Dari 63 kapal asing tersebut, 27 diantaranya adalah kapal berbendera Vietnam, 19 kapal Malaysia, 16 kapal Filipina, dan satu kapal Taiwan.

Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Tb Haeru Rahayu sebelumnya menyatakan penindakan terhadap penangkapan ikan yang merusak sudah menjadi prioritas kementerian.

Penangkapan ikan yang merusak akan berdampak negatif tidak hanya pada sumber daya perikanan dan lingkungan tetapi juga berdampak sosial.

Kementerian akan terus mendidik nelayan untuk menghindari praktik penangkapan ikan yang merusak, katanya.

Berita Terkait: 19 nelayan Aceh dipulangkan dari India setelah menjalani hukuman penjara selama setahun

Berita Terkait: Satgas 115 menahan kapal nelayan berbendera Malaysia karena melakukan perburuan

READ  Cina memandang kebangkitan India sebagai 'saingan'; ingin membatasi kemitraannya dengan AS, sekutu: laporan - berita dunia

DIEDIT OLEH INE

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

SUARASUMUT.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
Suara Sumut