Kelantan menunda ceramah agama di masjid, surau karena kekhawatiran Covid-19, kata dewan agama negara bagian | Malaysia

Kelantan menunda ceramah agama di masjid, surau karena kekhawatiran Covid-19, kata dewan agama negara bagian |  Malaysia
Seorang pekerja menyemprotkan disinfektan di masjid sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, Shah Alam 29 Maret 2020. – Foto oleh Miera Zulyana

KOTA BARU, 25 Okt – Majelis Agama Islam dan Adat Melayu Kelantan (MAIK) telah memerintahkan semua masjid dan surau di seluruh negara bagian untuk menghentikan semua ceramah agama, efektif hari ini.

Ketua MAIK Tengku Temenggong Kelantan Tan Sri Tengku Mohamad Rizam Tengku Abdul Aziz mengatakan, penundaan yang akan berlangsung hingga 27 Oktober itu meliputi ceramah Subuh, Magrib dan Dhuha serta ceramah lainnya serta mata kuliah Alquran.

Ia menuturkan, hal tersebut mendapat persetujuan dari Sultan Kelantan, Sultan Muhammad V yang juga merupakan kepala negara Islam, sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (1) UUD Negara Kelantan tentang penundaan ceramah agama di masjid-masjid seantero negeri. negara.

“Langkah ini dilakukan mengingat peningkatan kasus Covid-19 di seluruh negeri, termasuk di Kelantan belakangan ini.

“Namun, shalat wajib bisa dilakukan seperti biasa dengan mematuhi semua prosedur operasi standar (SOP) untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19 yang dikeluarkan MAIK sebelumnya,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, hari ini.

Ia pun berharap pandemi Covid-19 yang melanda negara dan negara itu segera berakhir. – Bernama

READ  Info gempa: Mag ringan. 4.3 gempa

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

SUARASUMUT.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Suara Sumut