Kanada menyetujui penerbangan Boeing 737 MAX mulai Rabu

Kanada menyetujui penerbangan Boeing 737 MAX mulai Rabu

Toronto, Kanada, 18 Januari (EFE) – Pihak berwenang Kanada telah menyetujui dimulainya kembali penerbangan Boeing 737 MAX di wilayah udara negara itu mulai Rabu, kata Departemen Perhubungan pada hari Senin, memahami bahwa produsen penerbangan telah menyelesaikan masalah tersebut, yang menyebabkan dua kecelakaan dimana 346 orang meninggal.

Persetujuan tersebut memungkinkan maskapai terbesar kedua Kanada, WestJet, untuk melanjutkan operasi pada Boeing 737 MAX mulai Kamis dengan penerbangan antara kota Calgary dan Toronto, sementara maskapai utama negara itu, Air Canada, dapat melanjutkan penerbangan menggunakan perangkat tersebut pada Februari.

Penerbangan Boeing 737 MAX ditangguhkan di seluruh dunia pada Maret 2019 setelah dua pesawat Ethiopian Airlines (Ethiopia) dan Lion Air (Indonesia) jatuh pada akhir 2018, menewaskan 346 orang, termasuk 18 warga Kanada.

Boeing setuju untuk membayar $ 2,5 miliar kepada otoritas AS untuk menyelesaikan penyelidikan 737 MAX yang dituduh menyembunyikan informasi tentang cacat desain yang menyebabkan kedua kecelakaan itu.

Menurut penyelidikan, Boeing telah menyembunyikan informasi tentang sistem kontrol penerbangan model dan “menyesatkan” Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) untuk mencegah manual pilot dan materi pelatihan berisi data tentang pengoperasian perangkat.

Pada 18 November 2020, FAA menyetujui dimulainya kembali penerbangan 737 MAX menyusul perubahan oleh Boeing. Pada awal Januari, American Airlines menjadi maskapai penerbangan Amerika pertama yang mengembalikan model tersebut ke negara tersebut.

Pihak berwenang Kanada mengatakan bahwa selain perubahan desain yang dilakukan Boeing, Kanada memaksa produsen pesawat untuk membuat perubahan tambahan “untuk lebih meningkatkan keselamatan pesawat”.

Selain itu, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan peraturan untuk maskapai “yang secara jelas menyatakan harapan dan persyaratan untuk pelatihan tambahan bagi awaknya”.

READ  Mitos COVID 19 dipecahkan: Apa yang harus Anda ketahui tentang topeng, transmisi dalam ruangan, dan teori konspirasi

Departemen Perhubungan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menghabiskan lebih dari 15.000 jam untuk meninjau 737 MAX dan bekerja dengan FAA, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) dan Badan Penerbangan Sipil Nasional Brasil (ANAC). ). EFE

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

SUARASUMUT.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Suara Sumut