Indonesia Menambahkan 70.000 Kasus Covid dari Bulan Sampai Saat Ini

Jakarta. Indonesia telah mendaftarkan 70.754 kasus virus korona sejak 1 Oktober, naik dari sekitar 58.000 kasus pada bulan lalu, menunjukkan bahwa puncak infeksi baru masih belum terlihat.

Negara itu sekarang telah mengumpulkan total 357.762 kasus pada hari Sabtu, termasuk 12.431 kematian, menurut data Kementerian Kesehatan terbaru. Totalnya meningkat 4.301 kasus dari penghitungan kemarin.

Sekitar 77 persen dari penghitungan nasional dikontribusikan oleh 10 provinsi saja.

Jumlah total kasus aktif mencapai 63.739 atau 17,8 persen dari keseluruhan kasus yang dilaporkan, dengan mayoritas penderita menjalani karantina sendiri di 34 provinsi.

Setidaknya 281.500 pasien Covid-19 telah disembuhkan atau dipulangkan dari rumah sakit, mewakili 78,7 persen dari kasus yang dikonfirmasi.

Sebagian besar provinsi yang terkena dampak terparah tetap tidak dapat menekan infeksi baru, terutama Jakarta yang rata-rata telah mengalami lebih dari 1.000 kasus sejak 1 September. Ibu kota ini adalah satu-satunya provinsi yang pernah melaporkan total harian empat digit.

Jakarta telah mencatat 93.356 kasus virus korona sejak wabah dan mencatat jumlah kematian tertinggi kedua. Jumlah kematian akibat Covid-19 melewati angka 2.000 di Jakarta pada Sabtu setelah 21 lebih pasien meninggal dalam rentang 24 jam.

Jawa Timur adalah salah satu dari sedikit provinsi yang melaporkan pertumbuhan lebih lambat dalam kasus baru, tetapi jumlah harian tetap dalam ratusan.

Ini telah mencatat 238 infeksi baru dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kasus yang dikonfirmasi menjadi 48.690. Jumlah total kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur merupakan yang tertinggi di Tanah Air, sebanyak 3.529 orang.

Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami lonjakan infeksi baru jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Jawa Barat memiliki rata-rata 461 kasus sejak awal bulan – nomor dua setelah Jakarta. Jumlah total infeksi yang dikonfirmasi di provinsi terpadat di negara itu melebihi 30.000 pada hari Sabtu.

READ  Kasus virus corona di Indonesia mencapai rekor tertinggi tiga hari berturut-turut - Nasional

Jawa Tengah telah mengungguli Jawa Timur dalam jumlah harian, dengan rata-rata 370 kasus sampai saat ini, tetapi menduduki peringkat keempat dari total jumlah kasus – 28.723. Ini memiliki jumlah kematian tertinggi ketiga, dengan total 1.579 kematian.

(Klik untuk tampilan penuh)

Berikutnya adalah Sulawesi Selatan yang memiliki total 17.352 kasus virus corona. Namun provinsi tersebut telah melaporkan total harian yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan provinsi lain yang muncul sebagai titik api baru sejak bulan lalu.

Mereka termasuk Riau dan Sumatera Barat yang datang entah dari mana untuk bergabung dengan sepuluh provinsi teratas dengan kasus terbanyak dalam rentang waktu hanya satu setengah bulan, menyalip setidaknya lima provinsi dalam prosesnya.

Sejak 1 September hingga hari ini, jumlah kasus virus corona di Riau melonjak dari 1.924 menjadi 11.358.

Provinsi di bagian tengah Sumatera itu kini berada di peringkat sembilan dan akan menyusul Kalimantan Selatan (11.400 kasus), Kalimantan Timur (11.503) dan Sumatera Utara (11.861) dalam beberapa pekan ke depan jika pertumbuhan saat ini terus berlanjut.

Tetangga Sumatera Barat juga telah mengalami lonjakan dramatis dalam kasus baru sejak awal bulan lalu, dari sekitar 2.200 kasus menjadi 10.700 saat ini.

Angka harian di Sumatera Barat telah mengalahkan Jawa Timur dalam empat hari terakhir dan pada hari Sabtu itu menyalip Bali di tempat ke-10.

Di antara 10 provinsi yang terkena dampak terparah, hanya Kalimantan Selatan dan Sumatera Utara yang mengalami rata-rata harian dalam dua digit bulan ini.

(Klik untuk tampilan penuh)
(Klik untuk tampilan penuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *