Website logo
Home

Blog

Tidak hanya untuk anak-anak, vaksin juga penting untuk orang dewasa

Tidak hanya untuk anak-anak, vaksin juga penting untuk orang dewasa

Vaksin ini bermanfaat tidak hanya untuk anak-anak.tapi juga orang dewasa.Sebab, imunitas tubuh bisa menurun seiring bertambahnya usia. JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini vaksinasi masih sama dengan program vaksinasi anak.Padahal, vaksinasi diperlukan sepanjang hidup, termasuk saat seseorang memasuki usia lanjut...

Tidak hanya untuk anak-anak vaksin juga penting untuk orang dewasa

Vaksin ini bermanfaat tidak hanya untuk anak-anak.tapi juga orang dewasa.Sebab, imunitas tubuh bisa menurun seiring bertambahnya usia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini vaksinasi masih sama dengan program vaksinasi anak.Padahal, vaksinasi diperlukan sepanjang hidup, termasuk saat seseorang memasuki usia lanjut hingga lanjut usia.

Imunisasi dan Penyakit Dalam sekaligus Pembimbing Kesehatan Imoni, Dr.Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, menjelaskan bahwa vaksinasi tidak hanya diberikan pada masa kanak-kanak, tetapi juga penting sepanjang kehidupan.

“Imunisasi seumur hidup, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi sejak dalam kandungan hingga orang tua, vaksin itu penting,” jelasnya pada Himpunan Media Bumame, “Masa Depan Kesehatan Anak Indonesia”, di Jakarta Selatan pada Khamis (12/03/2026).

Menurutnya, vaksin berperan penting dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit menular yang bisa berakibat serius jika tidak dicegah sejak dini.

Baca juga: Dokter Ingatkan Pentingnya Vaksin Campak untuk Melindungi Anak

Meski vaksin diperlukan pada berbagai tahap kehidupan, Dr. Dirga memperkirakan imunisasi pada anak masih memiliki dampak terbesar terhadap kesehatan masyarakat.

“Namun jika kita mengukur dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, vaksin pada anak tetap penting dan efektif,” ujarnya.

Hal ini berkaitan dengan kondisi daya tahan tubuh anak yang masih berkembang sehingga lebih rentan terhadap penyakit menular.

“Anak-anak merupakan populasi yang rentan dan daya tahan tubuhnya masih belum kuat sehingga berisiko mudah sakit dan meninggal,” kata Dr Dirgha.

Baca Juga: Vaksin Campak Disebut Senjata, Kemenkes: Bohong!

Oleh karena itu, anak-anak diberikan vaksinasi sebagai perlindungan dasar sejak dini.Dengan vaksinasi yang lengkap, diharapkan anak-anak dapat tumbuh melewati masa pertumbuhan hingga dewasa dalam keadaan sehat.

“Tujuannya sedikit berbeda, jika anak harus divaksin sejak awal, sejak bayi, agar bisa sehat dari masa kanak-kanak hingga dewasa,” jelasnya.

Selain itu, vaksinasi pada orang dewasa memiliki tujuan yang sedikit berbeda dengan pencegahan pada anak.

Dalam kebanyakan kasus, vaksin untuk orang dewasa berfungsi untuk memperkuat atau mengulangi perlindungan yang diberikan sebelumnya.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Anak Divaksin Campak?Demikian pernyataan IDAI

“Kalau orang dewasa lebih ke vaksinasi ulang atau vaksinasi ulang. Kalaupun masih anak-anak, antibodinya bisa menurun seiring bertambahnya usia, sehingga perlu disuntik lagi,” kata dr Dirga.

Seiring bertambahnya usia, tingkat antibodi dalam tubuh Anda bisa menurun.Keadaan ini membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit yang sebelumnya dilindungi oleh vaksin.

Oleh karena itu, penguatan merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa sistem kekebalan tubuh terus memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap banyak penyakit menular.

Selain menjaga kesehatan individu, vaksinasi pada orang dewasa juga berperan dalam melindungi kelompok rentan di sekitarnya, seperti anak-anak, lansia, atau penderita penyakit kronis.

Baca selengkapnya: Jaga sistem kekebalan tubuh Anda kuat selama musim flu.Berikut 12 makanan sehat yang direkomendasikan ahli gizi.

Dalam praktiknya, ada beberapa jenis vaksin yang umumnya direkomendasikan bagi orang dewasa untuk menjaga perlindungan kesehatan.

Salah satu yang paling umum adalah vaksin influenza atau influenza.Biasanya, vaksin ini direkomendasikan setiap tahun karena virus flu terus berubah.

Selain itu, terdapat vaksin tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap) yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi bakteri berbahaya.Vaksin ini biasanya diberikan sebagai booster setelah seseorang menerima vaksin utama pada masa kanak-kanak.

Beberapa vaksin lain yang juga direkomendasikan untuk kelompok usia tertentu antara lain vaksin hepatitis B, vaksin pneumonia atau pneumokokus, dan vaksin HPV, yang dapat membantu mencegah infeksi virus yang berhubungan dengan kanker serviks.

Vaksinasi untuk orang dewasa biasanya disesuaikan berdasarkan kesehatan individu, usia, dan faktor risiko.

Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai pentingnya vaksinasi bagi kehidupan, diharapkan masyarakat tidak hanya fokus dalam melakukan vaksinasi pada anak, namun juga menjaga kesehatan dirinya melalui vaksinasi yang tepat.

Baca juga: Vaksin HPV Non-Valent, Kata Dokter Pertahanan Terakhir Melawan Kanker Serviks

KOMPAS.com berkomitmen menyajikan fakta yang jelas, terpercaya, dan berimbang.Dukung keberlanjutan jurnalisme kulit putih dan nikmati pengalaman membaca bebas iklan dengan keanggotaan.Bergabunglah dengan KOMPAS.com Plus sekarang

Your trusted source for the latest updates across news categories like Health, Games, Technology, and Sports.

© 2025 Suara Sumut, Inc. All Rights Reserved.