Dokter spesialis penyakit dalam sepakat bahwa diabetes dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal dan batu empedu di dalam tubuh.
Halodoc, Jakarta – Diabetes erat kaitannya dengan gula.Namun, tahukah Anda?Diabetes dapat menyebabkan komplikasi, termasuk masalah ginjal dan batu empedu.
Sotomo, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD, Dr. Desa Medica Hertanto, Sp.PD-KGH menunjukkan bahwa pasien diabetes menghadapi kadar gula darah yang lebih tinggi.Hal tersebut ia sampaikan melalui pesan di akun Instagram pribadinya @dokterdecsa.
Dalam video yang diunggah pada Kamis, 18 Desember 2025, ia menceritakan salah satu kasus yang ditemukannya.Seorang pasien berusia 35 tahun dengan obesitas dan diabetes datang dengan keluhan nyeri perut yang tidak biasa.
“Kami melakukan USG dan rontgen perut. Hasilnya, ada batu empedu dan batu ginjal,” ujarnya dalam video.
Lebih lanjut Decsa menjelaskan, hal ini bukanlah suatu kebetulan.Batu ginjal dan batu empedu bisa terbentuk karena salurannya melambat.
Terlalu banyak gula dalam darah dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan seperti empedu dan urin.Oleh karena itu, sistem ekskresi melambat dan kotoran tubuh menumpuk.
"Jadi kalau punya diabetes, kadar gulanya tinggi, atau obesitas, sering kali diawali dengan sakit perut atau pinggang. Jangan hanya berasumsi kalau itu sakit maag atau strain. Bisa saja batu empedu, batu ginjal, atau kedua-duanya seperti kasus di atas. Jadi kalau ragu, jangan menebak-nebak, segera periksakan," tegasnya.
Cara terbaik mencegah batu ginjal
Cara terbaik mencegah batu ginjal adalah dengan banyak minum air putih, kata National Health Service (NHS) pada Sabtu 3 Januari 2026. Tiga liter air atau cairan khusus sehari sudah cukup untuk menghindari dehidrasi.
Selain itu, para ahli juga menyarankan beberapa cara sebagai berikut:
- Enaknya minum teh dan kopi
- Tambahkan jus lemon ke air mineral
-Hindari minuman bersoda
- Kurangi jumlah garam dalam makanan.
Meski teh dan kopi tidak menjadi masalah, air minum kemasan tetap menjadi pilihan utama.Pastikan Anda minum cukup air sebelum minum minuman lain.
Pastikan urine Anda masih berwarna bening.Pasalnya, warna urine bisa mengidentifikasi masalah ginjal.Semakin gelap warnanya, maka semakin tinggi pula risiko terjadinya batu ginjal.
Mengidentifikasi gejala batu empedu
Umumnya batu empedu tidak menimbulkan gejala apa pun.Namun jika batu tersebut menyumbat saluran empedu, Anda akan mengalami sakit perut.
Nyeri disertai gejala berikut:
- Sakit parah
- Tetap
- Itu berlangsung dari 30 menit hingga beberapa jam
- Nyeri di bagian tengah perut atau di bawah tulang rusuk kanan
- Mual atau muntah
Jika Anda merasakan gejala batu empedu, segera konsultasikan ke dokter profesional.Mereka dapat didiagnosis melalui USG atau tes darah.
