Institut Kebersihan dan Epidemiologi Nasional NIHE Vietnam telah mengambil langkah proaktif untuk memperkuat strategi pencegahan dan pengendalian penyakit menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Pelaku usaha menuntut penyederhanaan peraturan dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Perusahaan menuntut penyederhanaan peraturan dan stabilitas kebijakan dari pemerintah.
Institut Kebersihan dan Epidemiologi Nasional (NIHE) Vietnam telah memulai langkah-langkah proaktif untuk memperkuat strategi pencegahan dan pengendalian penyakit menjelang Tahun Baru Imlek 2026, sambil melakukan pelatihan intensif mengenai pemantauan dan penanganan potensi ancaman virus Nipah di wilayah utara.
Phan Trong Lan, direktur Institut Kebersihan dan Epidemiologi Nasional, mengatakan Tahun Baru Imlek adalah periode yang sangat sensitif dari sudut pandang epidemiologi.
Peningkatan pesat dalam bidang perjalanan, perdagangan, pariwisata dan festival secara signifikan meningkatkan risiko wabah dan penyebaran penyakit.Oleh karena itu, sistem kesehatan preventif harus menjaga tingkat kesiapsiagaan yang tinggi, pemantauan rutin, deteksi dini, dan penanganan cepat terhadap segala situasi yang muncul.
Terkait virus Nipah, Profesor Lan menjelaskan, belum ada kasus infeksi yang tercatat di Vietnam.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menilai risiko saat ini tergolong rendah, namun memperingatkan bahwa masuknya virus oleh orang-orang dari daerah yang terinfeksi tidak dapat dikesampingkan.(E-3)
Flu burung (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan Infeksi Virus Nipah adalah empat penyakit tersebut.
Virus Nipax dapat ditularkan melalui hewan, paling umum adalah rubah terbang, yang memakan buah di luar ruangan.
Pelajari tentang virus Nipah, gejala awal dan cara menghindari risiko penularan.Panduan lengkap menjaga kesehatan dari ancaman zoonosis pada tahun 2026.
WHO memantau beberapa infeksi paru-paru serius seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang menimbulkan risiko tinggi terhadap kesehatan global.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang dapat memicu pandemi berikutnya.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengalami peningkatan penumpang whoosh saat musim libur panjang.
Untuk mendongkrak antusiasme masyarakat, pengelola Monas memperpanjang jam buka kawasan dan memperkenalkan atraksi visual khusus pada Senin (16/2) dan Selasa (17/2).
Harga cabai rawit kini menyentuh Rp 50 ribu per kg, dari Rp 35 ribu per kg.Harga cabai keriting berkisar Rp 35 ribu per kg, tepatnya Rp 20 ribu per kg.
APCI memperkirakan harga cabai merah akan berangsur turun pasca periode Imlek.
Pecinan Semarang menghidupkan kembali tradisi pasar Imlek 2026, menyelenggarakan event budaya, dan menjadikannya wadah pengembangan ekonomi masyarakat.
Tahun Baru Imlek identik dengan makan bersama keluarga sebagai cara mengucap syukur dan memberi isyarat harapan baik di Tahun Baru.
Hak Cipta @ 2026 Media Group - mediaindonezia.Semua hak dilindungi undang-undang
