Ternyata serangan Superflu bisa dimentahkan oleh para superhero.Siapa dia?Mari kita lihat bersama.
Saunia e: Ahmad Wahyudin
Sejak Agustus 2025, warga dunia dihebohkan dengan kabar serangan flu yang menyebar lebih cepat dibandingkan pasukan AS yang menyerang Venezuela.Menurut situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus flu yang menyebar bukanlah varian baru melainkan virus influenza A (H3N2).
Virus jenis ini diketahui sudah puluhan kali bermutasi sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1986. Produk mutasi terbaru yang menyerang adalah subclade K. Karena butuh waktu singkat untuk menyebar luas, media menjuluki varian virus ini "SUPERFLU".Epidemi influenza sejak pertama kali muncul telah menyebar ke 34 negara, termasuk Indonesia.
Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang tidak mengenal musim dan wilayah penularannya.Seperti flu biasa, superflu menyebar melalui tetesan udara (air liur).Flu mudah menular ketika seseorang batuk atau bersin dan tidak ada hambatan.Virus ini juga dapat menginfeksi orang yang berbagi wadah minum.
Gejala infeksi superflu tidak berbeda dengan flu biasa, antara lain:
- Homa Kali (39-41°C / 102,2-105,8°F)
- Nyeri otot dan tubuh yang kuat
- banyak berkeringat
- Sakit kepala dan sakit tenggorokan
- Batuk dan pilek/hidung tersumbat
Efektif dalam mencegah penyebaran flu
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2017, hendaknya didorong dengan kuat untuk menghentikan atau setidaknya mengurangi penyebaran virus influenza sehingga kekuatannya yang “masif” berkurang.Jerman membutuhkan:
- Tingkatkan aktivitas fisik
- Meningkatkan kualitas lingkungan hidup
- Meningkatkan pendidikan pola hidup sehat
- Meningkatkan perilaku hidup sehat
- Meningkatkan pencegahan dan deteksi dini penyakit
- Memberikan makanan sehat dan mempercepat perbaikan gizi.
Secara umum di masyarakat, GERMAS dapat dilaksanakan melalui Hidup Sehat (PHBS).10 Ada pesan-pesan PHBS, namun yang paling relevan dalam konteks pencegahan penyebaran influenza antara lain:
- Gunakan air bersih
- Cuci tangan dengan air bersih dan sabun
- Makan buah dan sayur setiap hari
- Lakukan aktivitas fisik setiap hari
- dilarang merokok di dalam rumah
Selain PHBS, ada juga bakti sosial seputar keterampilan batuk dan bersin.Masyarakat yang terjangkit diharapkan untuk secara sukarela melakukan isolasi mandiri dan menggunakan masker, terutama saat bekerja di tempat umum.Menggunakan hand sanitizer juga bisa menjadi pilihan untuk mengurangi serangan virus flu pada tubuh.Sedangkan untuk mengurangi penularan virus pada lingkungan dan peralatan, dapat memilih mekanisme sterilisasi dan penggunaan cairan disinfektan seperti yang banyak dilakukan pada masa pandemi Covid-19.
Orang yang terinfeksi harus melakukan isolasi diri dan memakai masker, terutama saat bekerja di tempat umum.Selain itu, masyarakat juga harus diberikan edukasi mengenai batuk dan bersin.Tidak ada pengobatan khusus untuk flu super.Namun, jika seseorang mengalami gejala flu, sebaiknya mengunjungi pusat kesehatan untuk mendaftar dan mendapatkan layanan medis yang tepat.
Superfood bukanlah nama khusus untuk makanan tertentu, melainkan istilah pemasaran untuk makanan yang dianggap mengandung banyak jenis nutrisi dan senyawa sehat lainnya.Secara umum, superfood diyakini memiliki banyak manfaat penunjang kesehatan, antara lain antiradang, antikanker, antialergi, antirematik, antimikroba, antioksidan, dan antihipertensi.Dalam istilah ilmiah, makanan super sering dikaitkan dengan makanan fungsional.
