Nenek moyang manusia mirip hobbit, yang dianggap punah, mungkin bersembunyi di pulau Indonesia, klaim para ahli

Nenek moyang manusia mirip hobbit, yang dianggap punah, mungkin bersembunyi di pulau Indonesia, klaim para ahli

Nenek moyang manusia ‘hobbit’ mungkin bersembunyi di Indonesia, klaim ahli

SOROTAN UTAMA

  • Homo floresiensis, yang berasal dari periode Pleistosen akhir, dijuluki ‘hobbit’ karena tingginya hanya 3 kaki dan 6 inci.
  • Studi selama bertahun-tahun menyimpulkan bahwa mereka punah sekitar 12.000 tahun yang lalu. Namun kini, seorang antropolog dari Inggris memperdebatkannya.
  • Namun kini, seorang antropolog dari Inggris berargumen bahwa tidak ada yang benar-benar tahu jika Home floresiensis benar-benar punah dan mungkin masih hidup di pulau Indonesia.
Seorang manusia purba kecil berjalan di pulau Flores antara 7.00.000 tahun yang lalu dan 60.000 tahun yang lalu. Pulau Flores kini dikenal dunia sebagai Indonesia.

Homo floresiensis, yang berasal dari periode Pleistosen akhir, dijuluki ‘hobbit’ karena tingginya hanya 3 kaki dan 6 inci dan memiliki otak sepertiga ukuran manusia biasa.

Studi selama bertahun-tahun menyimpulkan bahwa mereka punah sekitar 12.000 tahun yang lalu. Namun kini, seorang antropolog dari Inggris berargumen bahwa tidak ada yang benar-benar tahu jika Home floresiensis benar-benar punah dan mungkin masih hidup di pulau Indonesia.

Berita Terkait

Kepunahan diri manusia lebih mungkin daripada kiamat dan lebih dekat daripada yang mungkin Anda terima Laporkan

Kepunahan diri manusia lebih mungkin daripada kiamat dan lebih dekat dari yang Anda kira: Laporkan

Cumi-cumi raksasa hidup setinggi sembilan kaki yang sangat langka terdampar di pantai Jepang membuat pejabat bingung - Tonton

Cumi-cumi raksasa hidup setinggi sembilan kaki yang sangat langka terdampar di pantai Jepang, anomali membingungkan para pejabat – Tonton

Gregory Forth, seorang antropolog pensiunan dari University of Alberta, mengatakan dalam buku barunya bahwa laporan tentang “manusia kera” di Flores mungkin merupakan penampakan nenek moyang kuno, entah bagaimana masih bertahan di dunia modern.

“Kami benar-benar tidak tahu kapan spesies ini punah atau memang berani saya katakan – saya berani mengatakan – kami bahkan tidak tahu apakah itu punah,” kata Forth kepada Live Science.

READ  Top 30 der besten Bewertungen von Vitrine Weiss Hochglanz Getestet und qualifiziert

Forth telah mengumpulkan beberapa laporan dan cerita tentang makhluk humanoid yang hidup di hutan sejak ia memulai penelitiannya pada tahun 1984.

Dia mulai meneliti lebih lanjut setelah tim ilmuwan menggali sebagian kerangka perempuan dari makhluk humanoid yang tingginya kurang dari 4 kaki dari gua Liang Bua di Flores pada tahun 2003.

Pada saat itulah para ilmuwan menamai spesimen itu ‘Hobbit’, setelah ciptaan fiksi JRR Tolkein. Sejak itu, desas-desus beredar bahwa orang-orang hobbit tidak pernah punah.

Forth mengatakan bahwa ada beberapa penampakan dari nenek moyang manusia mirip hobbit oleh lebih dari 30 orang.

“Saya menyimpulkan bahwa cara terbaik untuk menjelaskan apa yang mereka katakan kepada saya adalah bahwa hominin non-sapiens telah bertahan di Flores hingga saat ini atau baru-baru ini,” katanya.

Bukunya juga merinci klaim tentang mayat yang tidak tampak seperti monyet, atau manusia. Sisa-sisa yang digali tampaknya cocok dengan deskripsi Homo floresiensis.

Namun, para ahli di seluruh dunia tidak sepenuhnya yakin dengan klaim tersebut.

“Secara realistis, gagasan bahwa ada primata besar yang tidak teramati di pulau ini dan bertahan dalam populasi yang dapat menopang dirinya sendiri hampir mendekati nol,” John Hawks, ahli paleoantropologi di University of Wisconsin, mengatakan kepada Live Science.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

SUARASUMUT.COM NIMMT AM ASSOCIATE-PROGRAMM VON AMAZON SERVICES LLC TEIL, EINEM PARTNER-WERBEPROGRAMM, DAS ENTWICKELT IST, UM DIE SITES MIT EINEM MITTEL ZU BIETEN WERBEGEBÜHREN IN UND IN VERBINDUNG MIT AMAZON.IT ZU VERDIENEN. AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND WARENZEICHEN VON AMAZON.IT, INC. ODER SEINE TOCHTERGESELLSCHAFTEN. ALS ASSOCIATE VON AMAZON VERDIENEN WIR PARTNERPROVISIONEN AUF BERECHTIGTE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS HELFEN, UNSERE WEBSITEGEBÜHREN ZU BEZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.IT UND SEINEN VERKÄUFERN.
Suara Sumut