Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› YAPEKAT LAKSANAKAN SOSIALISASI MASTER METER KEPADA WARGA KOTA SIBOLGA

YAPEKAT LAKSANAKAN SOSIALISASI MASTER METER KEPADA WARGA KOTA SIBOLGA

Sibolga, suarasumut.com – Sosialisasi program Master Meter di laksanakan di Aula Kantor Kecamatan Sibolga Utara, Rabu (28/05), kegiatan ini dilakukan oleh YAPEKAT (Yayasan pemberdayaan ekonomi lingkungan rakyat) Sumtera Utara. Sosialisasi Program Master Meter ini dihadiri Dirut PDAM Tirta Nauli Sibolga Rudol Panjaitan ,Camat Sibolga Utara Marojahan Sitorus dan perwakilan dari YAPEKAT Muslim Sebayang serta masyarakat Kelurahan Simare mare penerima bantuan program master meter.

Sosialisasi ini diadakan untuk memberi pengarahan dan petunjuk kepada masyarakat dalam pelaksanaan program master meter.
Mengawali kata sambutannya Camat Sibolga Utara mengatakan,” agar masyarakat penerima bantuan sanitasi air bersih menggunakannya dengan baik dan tetap melakukan perawatan serta dapat menjalin kerjasama yang solid diantara kelompok penerima bantuan , diharapkan nantinya jangan ada warga yang sampai menunggak pembayaran rekening air,” terang Camat dalam sambutannya.

Program master meter adalah program pemberian bantuan penyaluran air bersih kepada masyarakat di daerah yang sulit memperoleh air bersih. Dalam kegiatan ini YAPEKAT Sumatera Utara hanyalah sebagai pelaksana Sosialisasi dan pendanaannya berasal dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (U.S.Agency for Internasional Development –USAID) kemudian dananya disalurkan kepada IUWASH (Indonesia Urban Water Sanitation Hygiene).
IUWASH sebagai penerima saluran dana telah membantu PDAM Tirta Nauli dalam pembuatan jaringan penyaluran air lebih praktis secara teknologi dan beberapa staf PDAM Tirta Nauli telah diberangkatkan Diklat ke Berastagi yang difasilitasi IUWASH .

Di Provinsi Sumatera Utara Program Master Meter baru dilakukan pertama kali hanya di Kota Sibolga, ini merupakan sebagai percontohan yang dilaksanakan di Kelurahan Simare mare Kecamatan Sibolga Utara.

Dirut PDAM Tirta Nauli Sibolga Rudol Panjaitan mengatakan,” program master meter ini jangan jadi Air mata mengalir tetapi harus mata air mengalir pada masyarakat yang artinya, masyarakat penerima bantuan jangan jadi membuat perseteruan diantara masyarakat, harus menjalin kerjasama yang baik diantara kelompok penerima bantuan.
Proses penyaluran program bantuan ini kepada masyarakat dimulai dengan pembentukan kelompok yang dinamakan CBO (Comunity Base Organization) atau organisasi berbasis kelompok. Dan telah ada terbentuk tiga CBO yang anggotanya masyarakat penerima bantuan.

Dalam kesempatan yang sama YAPEKAT telah lakukan MoU (Memorandum of Understanding) atau kesepakatan bersama dengan Pemko Sibolga dan PDAM Tirta Nauli Sibolga untuk pelaksanaan program Master Meter tersebut.
YAPEKAT juga memberitahukan Proses pembuatan jaringan penyaluran air telah ditentukan titiknya artinya sumber air berasal dari pipa induk PDAM disalurkan ke bak penampungan, dimana posisi bak penampungan berada diposisi agak tinggi dan sesuai dengan jumlah kelompok atau CBO yang dibentuk yaitu tiga kelompok ,dan setiap CBO ada bak penampungan, didekat bak penampungan dipasang meteran yang dinamakan master meter dan dari sinilah air disalurkan ke setiap rumah anggota CBO ,dan di rumah anggota dipasangi juga meteran, pembayaran rekening air anggota CBO dibayar kepada ketua CBO, dan ketua CBO menyetorkan ke pihak PDAM ,harganya standar atau sama dengan pelanggan PDAM yang umum,ketua CBO bertanggung jawab pada pemeliharaan sanitasi air bersih yang dihibahkan tersebut dan biaya pemeliharaannya ditambahkan dari rekening bulanan sesuai kesepakatan dengan CBO.(mb/ss/sb)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.