Beranda ›› Kabar Sumut ›› Dairi ›› Warga Resah, Pustu Laksa Ditinggalkan Tenaga Medis

Warga Resah, Pustu Laksa Ditinggalkan Tenaga Medis

Pegagan Hilir, suarasumut.com – Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Desa Laksa, Kecamatan Pegagan Hilir,Kabupaten Dairi dalam setahun terakhir terbengkalai dan dibiarkan tidak terawat karena ditinggalkan oleh tenaga medis.
Bangunan yang ada terkesan, tak bermanfaat sama sekali. Kondisi Pustu sangat memprihatinkan dan tak difungsikan sama sekali.

Tak berfungsinya Pustu, tentu membuat warga kesulitan mendapatkan pengobatan dan pelayanan kesehatan secara baik. Bahkan warga terpaksa berobat ke Puskesmas yang jaraknya cukup jauh ‘’Kondisi ini, tentu membuat warga resah. Sebab masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan,’ujar ’M.Br silalahi(45)warga Laksa.

Dia mengatakan, 1 tahun terakhir keberadaan Pustu ini dibiarkan kosong,bidan desa tidak pernah kesini lagi Sehingga harus mengeluarkan biaya tak sedikit untuk ongkos transportasi, Rabu(23/10).

“Sekarang ongkos ojek menuju Puskesmas di Tiga Baru saja sudah Rp 100ribu. Jadi kalau pulang pergi mencapai Rp200 ribu. Itupun kalau ada yang antar soalnya jarak tempuh dari desa kami ke Puskesmas Induk kira-kira 40 km pulang pergi dan medannya sangat sulit. Kondisi ini, jika ada warga sakit, terpaksa hanya bisa berobat tradisional saja,” ungkapnya.

Khusus diwilayah Desa Laksa, terdapat 180 kepala keluarga (KK), harus merasakan sulitnya mendapatkan pengobatan dengan baik. “Selaku warga, kita berharap petugas bekerja di Pustu lebih aktif dan ditunggu. Sehingga warga tak perlu lagi berobat jauh-jauh hingga ke kota,” paparnya

Sementara, Kepala Desa Laksa, Simaibang membenarkan, keberadaan bidan desa di Pustu Laksa , sudah satu tahun lebih tidak difungsikan. Sehingga warga menjadi kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan baik. “Keresahan masyarakat terkait bidan jarang masuk ini, sudah dilaporkan. Saat ini hanya tinggal menunggu realisasi pergantian bidan,” tegasnya.

“Kami harap pemerintah kabupaten (Pemkab) Dairi dapat segera menempatkan tenaga medis di desa kami agar warga desa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik layaknya warga desa lain ,” ungkapnya.

Sementara Kepala Puskesmas Pegagan Hilir, Elfrida Purba saat dihubungi melalui seluler tidak mau angakat di sms tidak dibalas.(vd/ss/dr)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.