Beranda ›› Foto & Video ›› Warga Pulau Nias Mengeluh Buruknya Fasilitas Layanan Publik Di Bandara Binaka

Warga Pulau Nias Mengeluh Buruknya Fasilitas Layanan Publik Di Bandara Binaka

Nias, suarasumut.com — Warga Pulau Nias khususnya pengguna jasa Bandar Udara Binaka Gunungsitoli mengeluh terkait buruknya sejumlah fasilitas layanan publik di Bandara Binaka . Buruknya fasilitas layanan publik berupa penerangan di bandara binaka Gunungsitoli, diduga telah terjadi beberapa bulan.

Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli yang mengalami langsung buruknya fasilitas penerangan di Bandara Binaka, kepada wartawan melalui telepon seluler, Selasa (7/4), membeberkan, dia yang akan berangkat ke melalui jalur udara, harus rela menunggu pesawat pagi dalam keadaan gelap di Bandara Binaka.

Menurut Hadirat, buruknya penerangan di bandara binaka sudah terjadi berbulan bulan, sehingga seluruh penumpang yang berangkat pagi harus rela menunggu dalam keadaan gelap di bandara binaka. Selain penernagan, menruut Hadirat, fasilitas layanan publik lainnya seperti ketersediaan air dan kamar mandi di bandara binaka sangat buruk.

“Hingga saat ini fasilitas publik di bandara binaka masih buruk, padahal airport taxi yang sebelumnya Rp 10.000 per orang sudah dinaikkan menjadi Rp 20.000. Dimana biaya operasional bandara binaka selama ini, dan ini perlu di diusut pihak yang berwajib,” beber Hadirat.

Kita dalam waktu dekat ini akan menyurati Dirjen Perhubungan Udara, dan meminta agar Kepala bandara binak kembali dievaluasi, karena tidak ada perubahan yang terjadi sejak dia menjabat sebagai kepala bandara binaka hingga saat ini.

Kepala Bandara Binaka Gunungsitoli B.Silitonga yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler, pada hari yang sama mengakui jika selama dua bulan terakhir terjadi gangguan jaringan listrik di Bandara Binaka, sehingga untuk menerangi bandara, pihak bandara terpaksa menggunakan genset.

“ Kita tetap menggunakan aliran listrik dari PLN, namun, jaringan yang menghubungkan segala fasilitas penerangan dilokasi bandara kita buat tersendiri, dan sedang mengalami perbaikan. Maka kita hanya menggunakan genset dalam dua bulan terkahir,” ternag Kepala Bandara Binaka.

B.Silitonga juga menambahkan, perbaikan sedang dilakukan dan dalam waktu dekat akan pulih kembali. Terkait gelapnya bandara, dia menjelaskan jika penggunaan genset tidak dapat dilakukan 24 jam akibat dana yang tidak tersedia, sehingga dilakukan penghematan dan baru pihak bandara baru menghidupkan genset apda pukul 06.00 wib.
Polisi Selidiki Penyelewengan Dana Operasional Bandara Binaka

Kasat Reskrim Polres Nias AKP.Arifieli Zega yang ditemui di tempat berbeda, Rabu (8/4/2015), memberitahu jika saat ini kasus dugaan korupsi penyelewengan dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli yang dilaporkan sejumlah LSM sedang ditangani.

“Kasusnya sudah kita tangani, dan kini sudah naik lidik. Dalam waktu dekat kita akan memanggil pihak pihka yang terkait untuk dimintai keterangan,” tutur Kasat Reskrim.(sh/ss/ni)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.