Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Warga Boikot Pembangunan Karena Kaur Keuangan Diganti

Warga Boikot Pembangunan Karena Kaur Keuangan Diganti

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Warga Desa Helefanikha, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara boikot pembangunan di desanya karena kepala urusan keuangan di desa mereka diganti.

“Kita boikot pbangunan agar tidak ada penyelewengan anggaran kedepan,” ucap Ama Elan Larosa yang ditemui di Desa Helefanikha, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Sabtu (25/12).

Menurut Ama Elan Larosa, tanggal 11 Juni 2018 Kaur Keuangan Desa Helefanikha Anotona Larosa dilantik oleh Kepala Desa Syukurman Gea di Desa Helefanikha.

Anotona dilantik karena meraih nilai tertinggi setelah melalui tes yang dilakukan tim penjaringan perangkat desa.

Pada tanggal 5 Oktober 2018, Kepala Desa Helefanikha kembali melantik Silvester A Larosa sebagai Kaur Keuangan di kantor Camat tanpa memberitahu dan mengundang tokoh masyarakat.

“Akibat ulah Kepala Desa, kami protes dan telah melapor kepada Wali Kota dan DPRD, tetapi tidak ada tindaklanjut, sehingga kami memboikot pembangunan sebelum masalah ini selesai,” ujarnya.

Camat Gunungsitoli Idanoi Dasma Telaumbanua yang dihubungi, Sabtu, membenarkan jika ada permasalahan mengenai pergantian KAUR Keuangan di Desa Helefanikha.

“Kita sudah melakukan beberapa kali pertemuan untuk menyelesaikan masalah tersebut, tetapi tidak ada titik temu dan masyarakat tetap tidak menerima KAUR Keuangan diganti,” terangnya.

Dia juga menyesali sikap masyarakat yang menolak dimulainya pembangunan di desa mereka, karena hal tersebut merugikan mereka sendiri.

Dasma mengakui jika ada dua kali pelantikan KAUR Keuangan di Desa Helefanikha, dan menurut dia pelantikan KAUR Keuangan Anotona Larosa melanggar Peraturan Wali Kota nomor 37 tahun 2017.

Dimana rekomendasi camat adalah Silvester A Larosa, tetapi Kepala Desa melantik Anotona Larosa sehingga Kepa diberikan sanksi pembinaan dan melalukan pelantikan ulang.

“Saya sudah anjurkan masyarakat yang keberatan pelantikan KAUR Keuangan yang baru agar menempuh jalur dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara,” ujarnya.(ih/ss-gs)

Lihat Juga

Pemkab Labusel Raih Opini WTP Ke 6 Kalinya

LABUSEL | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali terima penghargaan Opini WTP dari Badan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.