Beranda ›› Foto & Video ›› Walikota Gunungsitoli Biayai Warga Umrah Untuk Penuhi Nazar

Walikota Gunungsitoli Biayai Warga Umrah Untuk Penuhi Nazar

Gunungsitoli, suarasumut.com – Pengiriman dua warga Kota Gunungsitoli Ustad Suherman dan Ustad Abdul Ghani Zalukhu untuk menunaikan ibadah Umrah (Wisata Rohani) di tanah suci, Senin (8/6), dibiayai sepenuhnya oleh Walikota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp. Sebulan sebelumnya, Martinus Lase juga telah mengirim empat orang perwakilan umat Kristen dan Katolik di Kota Gunungsitoli ke Yerusalem.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya yang terletak di kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Rabu (10/6).

Martinus mengakui, sebelum terpilih menjadi Wali Kota Gunungsitoli, dia pernah menggelar doa bersama antar lintas agama yang ada di Kota Gunungsitoli, dan telah berjanji jika terpilih menjadi Walikota Gunungsitoli, dia kan mengirim perwakilan oraganisasi agama yang ada di Kota Gunungsitoli untuk menunaikan ibadah suci setiap tahun.

Namun, setelah dia terpilih, regulasi dana hibah pengiriman warga untuk menunaikan ibadah ke tanah suci dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dihapuskan. Untuk memenuhi nazarnya, dia menabung gaji setiap bulan, sehingga dia baru bisa mengirim perwakilan agama untuk menunaikan ibadah ke tanah suci tahun ini.

“Gaji saya ada dua, satu dari pegawai negeri sipil (PNS) dan satu lagi dari pejabat negara. Salah satu dari sumber gaji tersebut saya simpan tiap bulan sekitar Rp 5 juta, sehingga setelah terkumpul saya memenuhi nazar dan mengirim perwakilan agama yang ada di Kota Gunungsitoli menunaikan ibadah ke tanah suci,” beber Martinus Lase.

Selain Ustad Suherman dan Ustad.Abdul Ghani Zalukhu yang telah diberangkatkan Umrah ke tanah suci Mekkah, Senin (8/6/2015), sebulan yang lalu, atau tepatnya pada tanggal 10 Mei 2015, dia juga telah mengirim empat orang perwakilan dari umat Kriten Protestan dan Katolik wisata rohani ke Yerusalem.

Dari empat orang yang terpilih, hanya tiag yang jadi berangkat, yakni Pdt.Nur Idaman Zebua dari BNKP-Indonesia, Pdt.Evi Hulu dari Gereja BNKP dan Pdt.Sarofati Gea dari Gerja Amin. Sedangkan perwakilan dari Agama Katolik, menolak untuk berangkat ke Yerusalem, tetapi mengambil biaya keberangkatannya yang telah disediakan untuk pembangunan fasilitas gereja.

Menabung Kembali

Setelah memberangkatkan perwakilan agama di Kota Gunungsitoli, Martinus kembali mulai menabung, agar dapat kembali memberangkatkan perwakilan agama yanga ada di Kota Gunungsitoli untuk menunaikan ibadah ke tanah suci.

Biaya pemberangkatan Ustad Suherman dan Ustad Abdul Ghani Zalukhu menurut Wali Kota berkisar Rp 50 juta, atau perorang dia mengeluarkan biaya sesuai harga Dollar adalah $ 2.100.

Pemilihan perwakilan yang diberangkatkan, semuanya ditentukan oleh organisasi Agama masing masing, dan dia hanya mengeluarkan biaya untuk warga yang menunaikan ibadah ke tanah suci.(sw/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.