Beranda ›› Foto & Video ›› Wacana Dana Parpol Dari APBN, NasDem : Tunda!

Wacana Dana Parpol Dari APBN, NasDem : Tunda!

Jakarta | suarasumut.com – Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat terang-terangan menolak wacana pembiayaan partai politik dari APBN sebesar Rp 1 triliun. Menurut politisi asal NTT ini, persoalan di tubuh partai politik bukanlah tentang pembiayaan partai, tetapi karakter dan perilaku korup yang harus dilawan dahulu. Oleh karena itu dia mendesak wacana tersebut untuk ditunda meski banyak yang meyakini bahwa uang yang digelontorkan itu bias meredam arus korupsi didalam partai politik.

“Kami menginginkan ditunda dulu. Menurut saya itu sia-sia. Disuntik berapa pun jumlahnya akan tetap saja. Karena itu perilaku. Perilaku yang hedonis akhirnya memaksakan mereka untuk melakukan itu (korupsi),” jelasnya saat diwawancara, Selasa (26/07).

Ia menjelaskan, untuk mengubah cara berpikir dan perilaku setiap actor politik tidak korupsi bukan dengan cara menganggarkan uang sebesar itu. Alih-alih mengalokasikan anggaran, yang terpenting adalah bagaimana partai politik mampu membangun karakter dan integritas dari anggotanya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini belum ada kajian resmi bahwa anggaran Rp 1 triliun bagipartai akan mampu membuat bersih internal partai politik. Kemampuan partai dalam mengelola keuangannya harus diukur dengan tingkat akuntabilitas yang baik.

Selain itu, dana yang digelontorkandari APBN bias menjadi boomerang bagi partai politik itu sendiri. “Karena bias jadi korupsi berjamaah akibat pengelolaan keuangan yang buruk.‎ Bisa bubar semua parpol ini karena korupsi,” tuturnya.

Ada pun untuk biaya operasioanal partai, Viktor menekankan pentingnya partisipasi dari seluruh anggota untuk gotongroyong memenuhi kemandirian keuangan partai.‎ Apalagi setiap partai politik memiliki cita-cita dan menjadikannya sebagai ideologi untuk diperjuangkan. Nilai ini yang menurutnya lebih penting ketimbang terus mengurusi keuangan partai yang tidak akan kunjung selesai.

“Nomor satu yang paling diutamakan adalah keterpanggilan setiap warga atau politisi untuk berperan aktif. Dan mereka ada disana bukan hanya hadir, pikiran, tenaganya, tapi juga donasinya agar partai ini sehat,”pungkasnya.‎(rl/ss-jkt)

Lihat Juga

Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Nias Benahi Manajemen Kepegawaian

Nias | suarasumut.com  –  Meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kondisi birokrasi yang ideal, Pemerintah Kabupaten Nias …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.