Beranda ›› Headline ›› Untuk Kesekian Kalinya, Proyek PU Bina Marga Provsu Bahayakan Keselamatan Pengguna Jalan

Untuk Kesekian Kalinya, Proyek PU Bina Marga Provsu Bahayakan Keselamatan Pengguna Jalan

Bilah Hilir, suarasumut.com – Lagi..Proyek PU Binamarga Provinsi Sumut yang ada di Kecamatan Bilah Hilir menuai kecaman dari masyarakat pengguna jalan, pasalnya material berupa tumpukan pasir serta kerikil ter onggok di badan jalan .

Hal ini tentunya sangat mengganggu kenderaan yang hilir mudik , sebab tumpukan material untuk pembuatan parit itu menghabiskan separuh badan jalan yang hanya memiliki lebar lima meter tersebut

Akibatnya, para pengendara kesal dengan pekerjaan milik PU Binamarga ini, karena sangat mengganggu, ditambah lagi tidak adanya rambu-rambu yang terpasang , ini menyebabkan rawan kecelakaan khususnya pada malam hari

Pihak Binamarga sendiri terkesan tak perduli dengan hal ini, padahal dampak dari tumpukkan material tersebut jelas sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang hilir mudik setiap hari nya

“Iya bang, maunya mereka kalau membangun di jalan yang sempit ini, pake otak lah.. pikirkan masyarakat yang menggunakan jalan ini, jangan mentang-mentang proyek Pemerintah, lantas mau se enaknya aja, gimana kalau ada yang jatuh karena menabrak tumpukan pasir atau kerikil, siapa yang mau tanggung jawab,”cetus se orang warga yang mengaku hampir terjatuh saat melintas di lokasi tersebut pada malam hari.

Terpisah , ketua investigasi LSM SIKAP (Suara Informasi Korupsi Anggaran Pemerintah) Kabupaten Labuhanbatu Taufik Nasution , menyayangkan kinerja Pihak Binamarga Provinsi yang tidak mau memikirkan keselamatan para pengguna jalan, dan hanya memikirkan ke untungan pribadi.

Menurutnya, kecerobohan seperti ini tentunya sangat berdampak buruk bagi masyarakat sebagai pengguna jalan, belum lagi pengerjaannya yang asal jadi, sebab hasil cek fending SIKAP di lokasi kalau proyek pembuatan parit beton di jalan lintas tersebut tidak berkualitas serta tidak bermutu,” bagaimana mau bermutu , kalau campurannya materialnya saja menggunakan air parit, ditambah lagi campuran semennya yang tidak menentu, paling pun bangunan parit tersebut nantinya hanya bertahan satu bulan,” ungkap Taufik . (ta/ss/bh)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.