Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Tolak Penambangan Di Sungai, Warga Kabupaten Nias Unjukrasa

Tolak Penambangan Di Sungai, Warga Kabupaten Nias Unjukrasa

Nias | suarasumut.com  –  Tolak aktivitas penambangan yang dilakukan CV.Axelindo di sungai Idanogawo, Desa Oladano, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, puluhan warga Idanogawo, Kabupaten Nias unjukrasa.

Unjuk rasa masyarakat yang mengatasnamakan diri masyarakat peduli sungai idanogawo dilakukan dengan mendatangi kantor Bupati Nias dan DPRD Kabupaten Nias di Desa Ononamolo I Lot, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin (22/10).

Pada unjukrasa di Kantor Bupati Nias, masyarakat diterima Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu dan Sekda F Yanus Larosa.

Dalam tuntutannya, masyarakat yang dipimpin April Yoman Zebua mengklaim jika akibat aktivitas penambangan yang dilakukan CV. Axelindo, sungai Idanogawo yang menjadi tumpuan masyarakat tercemar oleh minyak alat berat dan menjadi keruh.

Pengerukan atau penambangan pasir, batu dan sertu di sungai Idanogawo membuat sungai menjadi dalam dan menyebabkan bibir sungai yang dekat pemukiman penduduk longsor.

Mereka mendesak Bupati Nias untuk membatalkan rekomendasi yang diberikan kepada CV. Axelindo sehingga izin penambangan oleh CV. Axelindo di Sungai Idanogawo diterbitkan.

Selain itu, masyarakat menuntut Bupati Nias bertanggungjawab atas penyalahgunaan wewenang atau jabatan dengan memberikan rekomendasi kepada CV. Axelindo dan DPRD Kabupaten Nias didesak menggunakan hak interplasi menanyakan alasan Bupati Nias mau menerbitan rekomendasi kepada CV Axelindo.

Yanu Zebua salah satu pengunjukrasa yang ditemui saat aksi menegaskan jika Masyarakat tetap menolak dan minta agar aktivitas penambangan di Sungai Idanogawo oleh CV. Axelindo dihentikan.

Dia berharap Pemkab Nias mencabut rekomdasi izin, dan jika tidak diindahkan, masyarakat akan menghentikan penambangan secara paksa dan Pemkab Nias garus bertanggungjawab jika terjadi konflik dilokasi tambang.

Menanggapi tuntutan masyarakat, Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu,SH,MH yang didampingi Sekretaris Daerah Firman Yanus Larosa berjanji menyampaikan tuntutan masyarakat kepada Bupati Nias. Pemkab Nias juga akan membentuk tim kajian tentang regulasi rekomendasi penerbitan izin.(ag/ss-ni)

Lihat Juga

KPU Palas Melakukan Penyempurnaan DPTHP Kedua

Palas | suarasumut.com  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) melakukan penyempurnaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.