Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Tim KP3 Kota Gunungsitoli Sidak Gudang Distributor Pupuk Bersubsidi

Tim KP3 Kota Gunungsitoli Sidak Gudang Distributor Pupuk Bersubsidi

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Gunungsitoli melakukan inpeksi mendadak di gudang distributor pupuk bersubsidi milik PT.Idanoi di komplek Pelabuhan Lama, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Senin (11/8).

Dalam pembicaraan Ketua Tim KP3 Talizokho Halawa dengan direktur PT.Idanoi Asatulo Gea, diketahui jika sidak yang dilakukan tim KP3 suatu bentuk pengawasan terhadap pupuk bersubsidi di Kota Gunungsitoli sejak Tim KP3 terbentuk di Kota Gunungsitoli.

Selain melakukan sidak ke Gudang Distributor Pupuk bersubsidi, tim KP3 yang terdiri dari Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Antonius Simamora, SH, Kepala Satpol PP Kota Gunungsitoli Irama Kharisma Zebua, Danpos AL Kota Gunungsitoli Letda TB Gunawan, Kanit Intelkam dan Serse Polres Nias serta pegawai Bagian Perekonomian dan Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli, sidak akan dilanjutkan ke sejumlah kios penyalur pupuk bersubsid di Kota Gunungsitoli.

Menanggapi informasi kelangkaan pupuk serta kedatangan tim KP3, Direktur PT.Idanoi Asatulo Gea melalui juru bicaranya Damili R Gea, menjelaskan jika kelangkaan pupuk akibat pengurangan kuota pupuk dari pusat.
Menurut dia, kuota pupuk biasa sesuai RDKK adalah 1.400 ton, namun yang disalurkan pada tahun 2014 hanya sebanyak 530 ton, mereka sebagai distributor harus mengurangi kuota pupuk yang didistribusikan kepada agen pengecer.

Dia menjelaskan jika telah menyalurkan jatah pupuk untuk bulan Juli untuk Kecamatan Gunungsitoli melalui UD Evan di Desa Sisarahili Sisambalahe sebanyak 2,5 ton, UD Bertekun di Desa Hilihao sebanyak 2,5 ton, dan jatah Gunungsitoli Idanoi melalui UD Wahyu sebanyak 5 ton.

Jatah untuk Gunungsitoli Selatan sudah disalurkan melalui UD Fredi sebanyak 2,5 ton, dan Desa Ononamolo I Lot sebanyak 2,5 ton, sedangkan untuk Gunungsitoli Utara sebanyak 5 ton, serta di Desa Nazalou Lolowua sebanyak 5 ton saat ini baru ditimbang dan besok didistribusikan. Jatah Gunungsitoli Barat sebanyak 2,5 ton masih belum diambil dan ada beberapa ton sisa akan di drop secepatnya kepada yang telah mengajukan.

Disingung mengenai jatah pupuk bulan Agustus, Damili mengatakan jika jatah bulan Agustus sebanyak 48 ton masih belum ditebus.(sp/ss/gs)

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.