Beranda ›› Headline ›› Tiga Bulan BOS Tak Cair, Guru Honor Ambil Alih Menyabit Padi

Tiga Bulan BOS Tak Cair, Guru Honor Ambil Alih Menyabit Padi

Labuhanbatu, suarasumut.com – Tidak dicairkannya Biaya Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Labuhanbatu untuk triwulan pertama mulai januari hingga maret 2015 membuat para tenaga pengajar di sejumblah sekolah yang menggantungkan hidupnya dari Dana BOS ini ”banting setir”.

”Habis mau gimana lagi ..saya mengajar sebagai guru honor ini sudah tiga bulan tak gajian, mana kebutuhan keluarga mendesak, jadi terpaksa saya dan beberapa orang teman seprofesi mengmbil inisiatif bekerja membanting /menyabit padi untuk memenuhi kebutuhan keluarga,”ungkap seorang guru honor pada suarasumut.com.

Hal serupa juga terjadi di beberapa sekolah yang masih memiliki banyak tenaga pengajar berstatus honor, sementara itu kepala sekolah yang sempat disambangi tak mampu berbuat banyak dalam menghadapi persoalan ini.

Informasi yang dirangkum suarasumut.com dari beberapa sumber yang patut dipercaya, kalau penyebab terhambatnya pencairan BOS ke Kabupaten/kota lantaran pihak Dinas yang berkompeten di Tingkat I dinilai lamban dalam mencairkan Dana BOS ini.

Alhasil , banyak sekolah-sekolah yang terhambat dalam proses belajar mengajarnya, karena guru sebagai tenaga pendidik adalah manusia yang juga memiliki segudang kebutuhan baik untuk pribadi maupun keluarga. (ta/ss/lb)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.