Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Terlapor Bantah Aniaya YT Karena Pindahkan Batu di Jalan

Terlapor Bantah Aniaya YT Karena Pindahkan Batu di Jalan

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Sejumlah terlapor kasus penganiayaan terhadap YT warga Desa Onozitoli Sifaoroasi membantah telah menganiaya YT. Bahkan para terlapor mengatakan jika YT ( korban ) adalah pelaku penganiayaan terhadap RT hingga RT dirawat di RSU Gunungsitoli selama tiga hari.

Bantahan tersebut diungkapkan terlapor SIT yang ditemui suarasumut.com di Jalan Karet, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Jum’at (02/05), dan memberitahu jika YT telah dilaporkan ke Mapolres Nias karena menganiaya RT ( 21 ) dengan nomor: STPLP/169/IV/2014/NS tanggal 16 April 2014.

Kepada suarasumut.com, SIT yang didampingi iparnya AL mengatakan jika apa yang dikemukakan YT di media semua tidak benar, dimana menurut dia, YT pada saat kejadian tidak pernah dianiaya, melainkan melakukan penganiayaan kepada saudara perempuannya RT hingga menjalani perawatan di RSU Gunungsitoli.

SIT menuturkan bahwa sebelum kejadian, orang tuanya yang berinisial ET alias Ama Eka telah memanggil YT di rumah untuk memberitahu jika gang yang berada di depan rumah mereka dan milik pribadi akan ditutup akibat seringnya kendaraan bermotor lewat dengan kencang.

Namun untuk memberikan peringatan gang tersebut ditutup, ET hanya memasang batu dan mengijinkan YT sementara lewat dan tetap memasang batu kembali jika telah melewati jalan tersebut.

Sehari setelah diberitahu, YT esok harinya kembali melewati gang tersebut, namun dengan membawa kendaraan dengan cukup kencang dan suara besar, sehingga dia ditegur oleh RT. Tidak senang ditegur oleh RT, lalu YT melakukan penganiayaan kepada RT dengan sehingga dirawat di RSU Gunungsitoli selama tiga hari.

Dia juga menerangkan, jika saat kejadian dia berada di dalam rumah dan tidak dibiarkan keluar oleh ibunya yang menahan dipintu, hal serupa juga terjadi kepada orang tuanya laki laki yang telah dipeluk oleh ibunya sehingga tidak dapat menahan menolong anak perempuannya yang sedang dianiaya oleh YT.

Ditempat yang sama, AL mengatakan, RT bisa bebas dari penganiayaan YT karena dia langsung melerai keduanya tanpa menganiaya YT, bahkan menurut AL, istrinya yang berinisial ST bahkan kena pukul oleh YT pada bagian wajah, sehingga wajah istrinya mengalami bekas sundulan rokok yang ada ditangan YT.

Pada berita sebelumnya, YT juga mengaku dikeroyok oleh ET, SIT, AL dan istrinya ST akibat memindahkan batu yang menghalangi jalan menuju rumahnya, dan dia telah melaporkan penganiayaan tersbeut ke Mapolres Nias, Rabu (16/4) dengan nomor: STPLP/170/IV/2014/NS.

Dimana pada berita sebelumnya, YT menuturkan jika dia sempat bertengkar mulut anak tetangganya RT, karena RT marah dan memaki maki dengan dengan kata kata kotor ketika hendak memindahkan batu yang menghalangi jalan.

Namun, ketika dia sedang bertengkar dengan RT, tiba tiba ayah RT yang berinisial ET keluar dari rumah dan langsung meninju dia tanpa basa basi. Karena pukulan ET berhasil dia elakkan dengan menunduk, maka pukulan ET mengenai putrinya sendiri dan ET kembali meninju dia, sehingga mengenai keningnya dan terjatuh.

Ketika hendak berdiri, menantu ET berinisia AL datang dan langsung memelintir kedua tangannya kebelakang, serta anak laki laki ET yang berinisial SIT menendang pinggang sebelah kirinya sehingga dia kembali tersungkur di tanah.

Disaat terjatuh dan masih terkapar ditanah, dia kembali diserang dan dicakar anak perempuan ET yang berinisial ST hingga mengalami luka cakar ditangan sebelah kiri dan dada.

Selain ST, dia juga kembali dipukuli dan ditendang oleh ET, anaknya SIT dan menantunya AL bersama istrinya ST hingga tidak berdaya. Saat kejadian menurut korban, ada beberapa warga yang menyaksikan dan dia ditolong warga bersama adik perempuannya yang sempat terkena pukulan para pelaku. ( sp/ss/gs )

Lihat Juga

Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Nias Benahi Manajemen Kepegawaian

Nias | suarasumut.com  –  Meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kondisi birokrasi yang ideal, Pemerintah Kabupaten Nias …

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.