Beranda ›› Headline ›› Terkait Penggelapan Uang Raskin, Kades Terancam Di Bui

Terkait Penggelapan Uang Raskin, Kades Terancam Di Bui

Panai Hulu, suarasumut.com – Kepala Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Apipuddin yang diduga telah melakukan penggelapan dana beras masyarakat miskin (Raskin) sebesar Rp 35.000.000 (tiga puluh lima juta rupiah) menyebabkan ribuan masyarakat penerima raskin di kecamatan Panai Hulu dua bulan tidak memperoleh raskin terancam di bui.

Pasalnya, Apipuddin selaku kepala desa Teluk Sentosa disinyalir telah melakukan penggelapan dana raskin yang telah dikutip dari masyarakat, namun tidak disetorkan ke kecamatan dengan dalih dipakai untuk keperluan lebaran, hal tersebut telah melanggar pasal 3 UU No 31 tahun 1999 jo. UU No 20 Tahun 2001 tentang penyalahgunaan jabatan atau wewenang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi.

Akibatnya, Apipuddin terancam dan dapat dijerat dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 Milyar, jika memang terbukti nantinya .

Kordinator yang membidangi raskin di Kecamatan Panai Hulu, Saripuddin Nasution diruang kerjanya di Kantor Camat Panai Hulu saat ditemui suarasumut.com 20/8, mengakui penyalahgunaan dana raskin oleh Apipuddin mulai bulan juli hingga agustus, namun uang tersebut telah dicicil dalam pengembaliannya.

” Memang benar Kades Teluk Sentosa telah menggunakan uang masyarakat miskin yang telah dikutip sebelumnya untuk membayar beras raskin sebesar Rp 35.000.000, namun sudah dicicil nya”ungkap Saripuddin.

Dalam menanggapi hal ini, Kapolsek Panai Hulu Akp.Agus T.Sitepu segera akan menindaklanjuti hal ini dengan mengumpulkan bukti-bukti permulaan yang digelapkan dan pihak-pihak yang dirugikan.

”Kita akan mengumpulkan bukti-buktinya dulu,lantas siapa-siapa yang dirugikan,”tegasnya melalui pesan singkat.

Sementara itu, penyidik Tipikor Polres Labuhanbatu Manalu ketika dikonfirmasi suarasumut.com terkait hal ini mengatakan akan menunggu laporan dari pihak Polsek untuk selanjutnya akan dilakukan penyidikan.

”Kita tunggu aja berkasnya, baru kita lakukan penyidikan,”ungkapnya. Sedangkan pihak kejaksaan melalui Kepala Seksi Pidana Khusus masih mempelajari permasalahan ini.

Kabulog Labuhanbatu bermarga Manik diketahui telah datang menjumpai Camat Panai Hulu dan Kepala Desa Teluk Sentosa, namun tidak diketahui jelas maksud Dan tujuannya menjumpai Camat Dan Kades tersebut.

Masyarakat di tujuh desa se kecamatan Panai Hulu yang terkena imbas dari ulah oknum kepala desa tersebut sangat berharap adanya tindakan serta sangsi yang seberat-berat terhadap Apipuddin, supaya hal seperti ini tidak terulang lagi. (ta/ss/ph)

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.