Beranda ›› Foto & Video ›› Takut Dirazia, Belasan Truk Pengangkut TBS Berhenti Dipinggir Jalinsum

Takut Dirazia, Belasan Truk Pengangkut TBS Berhenti Dipinggir Jalinsum

Labuhanbatu, suarasumut.com – Belasan truk pengangkut Tandan Buah Sawit (TBS) terpaksa menghentikan laju kenderaannya alias stanbye di tepi jalan lintas sumatera (jalinsum) hubungkan Rantauprapat menuju Aek Nabara, Selasa (19/8) pagi.

Pengangkut TBS terpaksa berhenti lantaran ada razia polisi, dan para supir takut karena tidak melengkapi surat-surat kendaraan bermotor. Para supir juga mengaku ketakutan, karena dikabarkan razia besar-besaran (gabungan) dari Polantas, POM dan Dinas Perhubungan Labuhanbatu.

“ Takut ada razia gabungan, karena speksi kenderaan-ku mati,” ujar supir truk pengangkut TBS, Indra (28) mengaku rekan salah satu perusahaan TBS dilokasi razia.

Kendaraan truck pembawa tandan buah sawit yang ditenggarai lancar dalam menjalakan angkutan sawit menuju salah satu PKS yang ada di ibukota Kecamatan Bilah Hulu itu sepertinya enggan melengkapi surat-surat kendaraannya. Bahkan ogah membayar pajak kendaraan seperti yang diutarakan supir angkutan truk ini.“Pajak kendaraan-ku nggak ku bayar, kalau lewat pasti ditilang, buat repot aja itu pak polisi,” sebut supir pengangkut TBS, Tanto (27) warga Danau Bale kepada kru media ini.

Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Saipul saat dihubungi awak media mengaku kesal terhadap ulah para supir truk pengangkut TBS yang menghentikan laju kendaraannya saat digelar razia gabungan, namun ia berupaya akan menindak ulah supir dimaksud untuk menghidupan speksinya.

“Beginilah mereka ini, masak menghidupkan dan membayar pajak saja nggak mau,” ujarnya dari seberang telepon. Namun Saipul tak menepis kalau anggotanya malas untuk mendekati kendaraan pengangkut TBS berhenti dipinggit jalan untuk diperiksa surat-surat kenderaanya.“Coba nanti ku hubungi anggotaku,” katanya.

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, AKP.Adi Santri Sanjaya diminta tanggapan via SMS tentang adanya razia gabungan yang digelar pihaknya, sehingga membuat takut laju kendaraan belasan truk pengangkut TBS dan berhenti tak jauh dari lokasi razia dan tidak ambil tindakan, sepertinya enggan menjawab hingga berita ini dikirim kemeja redaksi.

Pantauan, belasan truk pengangkut TBS berhenti dipinggir jalinsum Desa N4 Aek Nabara, lantaran sejumlah pajak surat-surat kendaraanya tidak dibayar dan tidak ada tindakan yang dilakukan aparat razia gabungan, untuk itu para supir mengambil langkah untuk berhenti sejenak menunggu razia bubar, sekira pukul 12.00 WIB, razia bubar, belasan truk pengangkut TBS melanjutkan perjalanan kembali.(ao/ss/rp).

Lihat Juga

Wakil Bupati Labusel Lepas Pawai Takbir Kendaraan Hias Idul Adha 1440 H/2019 M

Labusel | suarasumut.com –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengelar Pawai Takbir Hari Raya Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.