Beranda ›› Foto & Video ›› Tak Terima Dikonfirmasi, Kasi Intel Kejari Rantauprapat Ajak Wartawan Duel

Tak Terima Dikonfirmasi, Kasi Intel Kejari Rantauprapat Ajak Wartawan Duel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Diduga Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Rantauprapat Erfan Ependi YA ’kepanasan’ saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya terkait anggaran perjalanan dinas dan rehab kantor Kejari yang sedang berlangsung. Tak hanya kepanasan, pria asal Madura itu juga mengajak kedua wartawan yang konfirmasi untuk berduel dengannya.

“Kenapa berita kalian seperti ini, sampean pikir saya takut dengan anak Medan, saya anak Madura. Ayok main kita diluar,”ajak Erfan pada kedua wartawan, Senin (16/11) sekitar pukul 13.00 wib diruang kerjanya.

Meski dijelaskan kalau tujuan wartawan datang ke kantor Kejari Rantauprapat untuk konfirmasi bukan untuk berduel. Lagi-lagi Erfan meminta kedua wartawan agar memenuhi kehendaknya. “Apa pikir sampeaan saya takut ya, sama kalian,”tantang Erfan.

Walaupun kedua wartawan menghindar dan keluar dari ruangan Kasi Intel agar tidak terjadi hal yang diinginkan. Malah emosi Erfan semakin memuncak dengan mendatangi kedua wartawan kepelataran parkir kantor Kejari Rantauprapat untuk mengajak kedua wartawan koran ini dan rekannya untuk berduel diluar kantor.

“Sini klien, aku nggak takut sama kalian, ayok, diluar pun jadi,”tantang Erfan meski para staf dan jaksa memohon agar prilakunya itu tidak diperpanjang.

Sebelumnya Erfan menjelaskan, atas anggaran perjalanan dinas Kejari yang dipimpin Hermon Dekristo, ia tidak mengetahui secara pasti berapa anggaran untuk perjalanan dinas Kejari. “Nggak tahu aku berapa anggaran perjalanan dinas kejari kalau mau tahu DIVA, tanya saja sama Kejagung,”terang Erfan.

Selanjutnya, bilang Erfan, atas anggaran rehap kantor Kejari yang sedang berlangsung saat ini itu dibuat anggaran pribadi Kejari. “Kalau masalah anggaran rehap kantor ini, itu anggaran pribadi Kejari, itulah hasil rapat kami”tegas Erfan.

Menanggapi hal itu praktisi hukum Labuhanbatu Jeckson Oktaryo Nababan,SH menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan oleh Kasi Intel pada wartawan. Sebab, kata jekson, wartawan adalah mitra dari instansi vertical itu.

“Seharusnya kasi intel itu bersikap propesional untuk menjawab pertanyaan Wartawan,bukan malah bersipat arogansi seperti itu,karena kantor kejaksaan Negeri Rantauprapat itu merupakan tempat orang berpendidikan dan berintelektual,”jelas Jeckson.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.