Beranda ›› Headline ›› TAAT HUKUM, DPRD ANTAR BB KASUS KORUPSI KE MAPOLRES NIAS

TAAT HUKUM, DPRD ANTAR BB KASUS KORUPSI KE MAPOLRES NIAS

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Sejumlah anggota DPRD Kota Gunungsitoli dipimpin Wakil Ketua DPRD Hadirat ST Gea datangi Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Selasa (13/5).

Kedatangan DPRD Kota Gunungsitoli ke Mapolres Nias adalah untuk menyerahkan barang bukti kasus korupsi kepada penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Nias.

Sesuai pantauan suarasumut.com di Mapolres Nias, sejumlah anggota DPRD Kota Gunungsitoli yang dipimpin Hadirat ST Gea tiba di Mapolres Nias pukul 11.00 wib dengan mengendarai mobil Kijang Innova warna hitam nomor polisi BK 9039 YX (plat toko).
Setiba di Mapolres Nias, Wakil Ketua dan anggota DPRD tersebut langsung memasuki ruangan Kapolres Nias AKBP.Juliat Permadi Wibowo, S.Ik, MH dan usai dari ruang Kapolres setelah melakukan pembicaraan selama beberapa waktu, mereka kemudian diarahkan ke ruang Kasat Reskrim Polres Nias AKP.Arifieli Zega, SH.

Setelah melakukan dialog tertutup dengan Kasat Reskrim Polres Nias bersama Kanit Tipikor Polres Nias Aipda.Karib Zega dan Pj.Kaur Humas Polres Nias Aipda O’Osiduhugo Daeli, anggota DPRD Kota Gunungsitoli akhirnya meninggalkan Mapolres Nias tanpa membawa kendaraan dinas yang dikendarai sebelumnya.

Pj.Kaur Humas Polres Nias Aipda O’Osiduhugo Daeli yang ditemui suarasumut.com ketika keluar dari ruang Kasat Reskrim menjelaskan, kedatangan anggota DPRD Kota Gunungsitoli ke Mapolres Nias untuk menyerahkan barang bukti kasus korupsi pengadaan mobil di Pemerintahan Kota Gunungsitoli berupa satu unit mobil.

Namun, dari hasil pembicaraan dengan Kasat reskrim dan petunjuk Kapolres Nias, penyidik Polres Nias tidak bisa menerima langsung barang bukti tersebut dari tangan anggota DPRD Kota Gunungsitoli, sebab unit mobil dinas tersebut adalah milik Pemko Gunungsitoli dan hanya barang yang dipinjam pakaikan kepada DPRD Kota Gunungsitoli.
Sehingga Kapolres menyarankan, penyerahan mobil dinas tersebut dilakukan langsung oleh unsur dari Pemko Gunungsitoli bersama DPRD Kota Gunungsitoli, dan meminta anggota DPRD Kota Gunungsitoli untuk kembali lagi sore hari, karena unsur dari Pemko Gunungsitoli baru bisa datang ke Mapolres Nias pada sore hari.

Kapolres Minta Mobil Dinas Diserahkan ke Polres

Hadirat ST Gea wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli yang ditemui suarasumut.com  di ruang kerjanya di kantor DPRD Kota Gunungsitoli menjelaskan, mereka secara lembaga pernah menerima surat dari Kapolres Nias tanggal 24 Maret 2014.

Isi surat tersebut menurut dia adalah meminta mereka untuk menyerahkan kendaraan dinas yang sedang mereka gunakan dan masih dalam tahapan penyidikan Polisi di lapangan Mapolres Nias pada tanggal 27 Maret 2014.

“Tetapi, sampai tanggal yang dirujuk Kapolres, kita menerima info jika hal tersebut ditunda, dan saat itu kita apresiasi penundaan tersebut oleh Kapolres Nias. Namun, atas kesadaran sendiri, saya sebagai pengguna kendaraan dinas yang masih dalam penyidikan ini menyurati Kapolres Nias dan menyerahkan langsung kendaraan dinas yang difasilitasi pemerintah kepada saya ke Mapolres Nias untuk membantu penyidikan kasus ini,” jelas Hadirat.

Hadirat memberitahu, saat ketemu dengan Kapolres Nias beberapa jam yang lalu, mereka mendapat penjelasan jika Pemko Gunungsitoli telah meminta agar kendaraan dinas tersebut tidak disita, dengan alasan dapat mengganggu pelayanan publik.(sp/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.