Beranda ›› Headline ›› Suriadi Spd MPd, KP2T Tebingtinggi Sudah Gunakan IT

Suriadi Spd MPd, KP2T Tebingtinggi Sudah Gunakan IT

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Untuk mempermudah para pengusaha untuk berivestasi dan mengembangkan usahanya Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Kota Tebingtinggi sudah menggunakan systim IT guna memproses perolehan perijinananya. Hal ini disampaikan Kepala KP2T Tebingtinggi Suriadi kepada suarasumut.com, Kamis (10/11) diruang kerjanya.

Dikatakannya, meskipun pelayanan melalui IT sejak 2016 telah dioperasikan dan terus disosialisasikan kepada para pengusaha dan diberbagai media, namun diakui Suriadi peminatnya yang mengurus melalui IT sangat minim.

Salah satu penyebabnya selain masih kurang paham menggunakan IT, wilayah Kota Tebingtinggi yang ada saat ini masih bisa dijangkau dalam waktu yang relatif singkat, sekitar 15 menit saja, dah sampai ke Kantor KP2T.

Disampaikannya, umumnya mereka yang mengurus ijin lebih suka datang kekantor, alasannya lebih mudah terutama untuk melengkapi berkas-berkas yang mungkin kurang saat pengurusan.

Alasan lainnya sebagian mereka yang termasuk dalam kelompok UMKM selain tidak memiliki sarana alatnya (komputer) juga belum mengerti betul menggunakannya, dan terpaksa harus menggunakan jasa orang lain.

“Untuk mengatasi terjadinya Pungli, kami terus melakukan pengawasan kepada masing-masing petugas yang melayani, dan saya sudah sampaikan wanti-wanti kepada semua petugas di kantor KP2T, dan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan,”ujarnya.

Suriadi katakan jika ada keluhan tentang lama dan biaya mahal diluar ketentuan yang berlaku. “Saya berikan peluang untuk warga menyampaikannya kepada saya jika ada petugas yang nakal, tidak perlu takut, laporkan saja,”jelasnya.

Yang terjadi selama ini biasanya dananya menjadi bengkak dan memakan waktu, karena saat mengurus ijinnya menggunakan jasa orang lain, bukan datang sendiri, untuk itu sebaiknya mengurus sendiri ke Kantor KP2T, atau manfaatkan system IT, pasti dilayani sebaik-baiknya.

KP2T Tebingttinggi diberi kewenangan mengelola 42 jenis perijinan dan non perijinan untuk penerbitan Surat Ijinnya, dan hanya 2 Ijin yang retrebusinya dikutib langsung KP2T yakni Ijin gangguan(HO) dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Perijinan yang dominan dikeluarkan KP2T adalah dari sektor Perekonomian, Perindagkop, Kesehatan dan ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Suriadi sampaikan KP2T terus berupaya dan mentelaah berbagai hambatan yang terjadi kerap dihadapi masyarakat, kita berupaya merubah pola pikir masyarakat yang beranggapan mengurus ijin itu mahal dan sulit serta lama.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Sholat Idul Adha 1440. H/2019, Lapangan SB3 Kotapinang, Dipadati Ribuan Umat Muslim

Labusel | suarasumut.com  –  Ribuan Ummat islam memadati lapangan SBBBK Kotapinang melaksanakan Sholat sunnah Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.