Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Sungai Bilah Dicabik Sitangan Besi, Pemkab Labuhanbatu Diam?

Sungai Bilah Dicabik Sitangan Besi, Pemkab Labuhanbatu Diam?

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Meski dicabik-cabik sitangan besi Sungai Bilah dan dianggap merusak panorama lingkugan hidup. Tapi Pemerintah Daerah Labuhanbatu hanya diam. Kediaman Pemkab itu melalui dinas terkait diduga telah menerima segepok pago-pago dari pengusaha perusak lingkungan itu.

Bahkan, warga yang berdomisili di Dusun Gariang Desa Bukitmedan Kecamatan Bilah Barat itu telah khawatir dan resah dengan aktifitas Galian C itu. Khawatirnya warga itu seperti akan terjadi lonsor dipinggiran aliran Sungai Bilah akibat alat berat terus melakukan pengkerukan pasir dan batu hingga ketengah sungai.

“Jika alat berat mengeruk pasir dan batu hingga tengah sungai itu secara terus menerus, maka kita khawatir akan terjadi longsor. Apalagi, banyak warga disini yang memiliki ladang kelapa sawit di seputaran lokasi Galian C. Kalau terjadi tanah longsor, warga yang rugi,” ucap salah seorang warga mengaku bernama Rusli kepada wartawan, Selasa (29/3).

Dijelaskannya, Galian C yang baru beroperasi beberapa hari yang lalu itu, biasanya beroperasi melakukan pengerukan pasir dan batu mulai pagi hingga malam hari.

“Pasir dan batu yang dikeruk biasanya langsung diangkut oleh truck. Perharinya bisa mencapai puluhan truck yang mengangkut hasil Galian C. Nah, makanya jika hal ini dibiarkan peroses erosi atau longsor akan cepat terjadi,” terang Rusli diamini warga lainnya sambil menunjuk alat berat yang sedang beroperasi ditengah sungai.

Menurut Rusli, nekatnya pengusaha Galian C melakukan pengerukan di Sungai Bilah Dusun Gariang dinilai karena mendapat restu dari pihak instansi terkait seperti badan perizinan.

“Kalau enggak ada rekomendasi dari badan perizinan, mana mungkin berani pengusaha Galian C itu beroparesi. Jadi, sebaiknya Bupati Labuhanbatu yang baru ini, melakukan pengevaluasian kinerja di kantor badan perizinan. Nah, jika perlu diganti saja kepalanya jika merugikan masyarakat banyak,”pintanya.

Sementara, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal terpadu Taufik Siregar dikonfirmasi melalui seluler enggan menjawab, pesan singkat yang dikirimkan juga tak dibalas.(ab/ss-rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.