Beranda ›› Headline ›› Sulit Raih Informasi, Kajari Rantauprapat Abaikan Peraturan Jaksa Agung

Sulit Raih Informasi, Kajari Rantauprapat Abaikan Peraturan Jaksa Agung

Rantauprapat, suarasumut.com – Meski adanya Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 032/A/JA/08/2010 yang menyebutkan bahwa dirinya Wajib memberi dan menerima serta meraih Informasi yang semudah-mudahnya,bahkan di pasal (14) disebutkan Wajib inpormasi Publik tersedia setiap saat.

Tapi kenyataanya tidak demikian di Kajari Rantauprapat, karena sangat sulit untuk mendapatkan informasi. Pasalnya, setiap wartawan media ini konfirmasi menyoal tahanan yang kabur sekira satu tahun yang lalu, mereka selalu bungkam dan terkesan menutup-nutupi.

Anehnya lagi, meski di hurup 5 menyatakan jumlah, jenis, dan gambaran umum pelanggaran yang ditemukan dalam pengawasan internal serta laporan penindakannya dan huruf 6 jumlah, jenis, dan gambaran umum pelanggaran yang dilaporkan oleh masyarakat serta laporan penindakannya hingga sampai sekarang pihaknya tidak ingin mempublikasikan pada public.

Sehingga atas peraturan Kejagung itu bertentangan dengan kinerja Kajari Rantauprapat dibawah kepemimpinan Hermon Dekristo,SH.MH yang terkesan susah untuk memberi inpormasi.

Bahkan, informasi yang menjurus tindak pidana hingga sampai sekarang meski tinggal melanjutkan atas tindak pidana Korupsi yang diantaranya, mantan kepala dinas Pasar Labuhanbatu, Gani Ginting, terkait anggaran dana sampah dan pelumas truck sampah, namun hingga sampai saat ini pemiriksaan itu disinyalir vakum alias dipeti eskan.

Ironisnya lagi, 2 mantan pejabat dinas pasar yakni Sotar Lubis dan Riadi juga diperikasa terkait dugaan korupsi itu,hingga sampai sekarang atas kasus itu inpormasinya juga tidak jelas.

Belum lagi, banyaknya Daptar Pencarian Orang (DPO) yang belum tertangkap.Padahal dipasal 7, pejabat inpormasi Kejaksaan Agung dijabat oleh masing-masing Direktur yaitu, Kepala Biro, Inspektur, Kepala Pusat, dan Sekretaris Badan di lingkungan Kejaksaan Agung.

Kejaksaan Tinggi dijabat oleh Asisten dan Kepala Tata Usaha, di Kejaksaan Negeri dijabat oleh Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian Pembinaan, Pemeriksa, dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri,namun setiap dikonfirmasi selalu kilahannya bertubi-tubi pada wartawan.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.