Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› SUDAH TIGA BULAN SELESAI, PROYEK JEMBATAN RAMBIN TAK BERFUNGSI

SUDAH TIGA BULAN SELESAI, PROYEK JEMBATAN RAMBIN TAK BERFUNGSI

Labuhanbatu, suarasumut.com – Proyek pembangunan jembatan gantung (Rambin) yang selesai dibangun pada bulan februari 2014 lalu hingga saat ini diblokir pihak rekanan, sehingga membuat masyarakat kecewa.

Pasalnya, proyek jembatan rambin yang dibangun dengan taksasi biaya Rp 1 Milyar , bersumber dari APBD 2013 lalu kendati telah selesai dikerjakan, namun tidal dapat dipergunakan warga.

Ironisnya lagi, jembatan yang menghubungkan Dusun Kampung Jawa menuju dusun aluran naga dan dusun enam,tujuh desa Pangkatan Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu ini di blokir pihak rekanan dengan cara memagar mati pintu masuk dengan plat besi dan kawat duri,sehingga tidak dapat dilalui warga yang hendak melintas.

Akibatnya, warga kecewa dengan ulah pihak rekanan , sebab menurut beberapa warga setempat yang dikonfirmasi suara sumut.com dilokasi jembatan 9/5, mengaku merasa kecewa lantaran jembatan yang telah selesai dibangun itu tak dapat digunakan oleh masyarakat.

” Untuk apa Bupati membangun jembatan penyeberangan ini kalau tidak bisa dilintasi , memang masyarakat sangat membutuhkan jembatan untuk menyeberangi sungai, sebab selama ini masyarakat jika ingin menyeberang harus menggunakan getek, namun kami sangat kecewa dengan apa yang dilakukan pihak rekanan,”sebut asep warga yang mempunyai profesi berdagang ini.

Asep (45), yang setiap harinya selalu melintas sungai untuk menjajakan dagangannya ini sangat kecewa dengan diblokirnya pintu jembatan tersebut.

Dari informasi yang diperoleh suarasumut.com, diketahui kalau kondisi jembatan terse but sangatlah menghawatirkan, pasalnya lantai menuju pintu jembatan telah mengalami keretakkan, parahnya lagi tiang penyangga jembatan tersebut miring, sehingga mengurangi ketahanan jembatan.

Dari keterangan beberapa sumber mengatakan kalau pembuatan jembatan rambin yang menelan anggaran satu milyar tersebut terkesan asal jadi, dan dapat menyebabkan jatuh korban jika dilalui warga.

Sementara sudah tiga bulan jembatan tersebut selesai , namun tidak ada kejelasan apakah bangunan tersebut layak pakai atau tidak, sedangkan penegak hukum yang ada sama sekali tak perduli dengan hal ini.(ta/ss/ra)

Lihat Juga

Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Nias Benahi Manajemen Kepegawaian

Nias | suarasumut.com  –  Meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kondisi birokrasi yang ideal, Pemerintah Kabupaten Nias …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.