Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Sterad Lakukan Nota Kesepahaman Dengan PLTU
Ket gbr : Rombongan Sterad Yang Berkunjung Ke PLTU Labuhan Angin, kec Tapian Nauli, Provinsi Sumut, Selasa (22/07/2019).
Ket gbr : Rombongan Sterad Yang Berkunjung Ke PLTU Labuhan Angin, kec Tapian Nauli, Provinsi Sumut, Selasa (22/07/2019).

Sterad Lakukan Nota Kesepahaman Dengan PLTU

Tapteng | suarasumut.com   –  Rombongan Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) melakukan kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin, di Sumatra Utara, kecamatan Tapian Nauli, Selasa (22/07/2019).

Danrem 023/KS kol Inf Mohammad Fadjar MPICT menyambut rombongan yang tiba sekira pukul 08.25 Wib di Bandara DR FL Tobing, kecamatan Pinang Sori, kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Tampak sambutan itu juga didampingi Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu , Kasiter Korem 023/KS Letkol Inf Nelson Rajagukguk, Ass Manager PLTU Labuan Angin Yosef Sebastian Tobing.

Kepala Penerangan Korem 023/KS Mayor Arm Ojak Simarmata menyapaikan, rombongan Sterad yang datang itu yakni Kolonel Kav Prince Meyer Putong SH (Paban II/Puanter Sterad), Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan (Pabandya-2/Waslatter Katpuan Sterad) dan Mayor Inf Denny.

Kemudian rombongan itu menuju hotel Prima kota Sibolga, selanjutnya menyebrang menggunakan Speedboat dari hotel Wisata Indah Sibolga menuju PLTU Labuhan Angin Tapteng.

“Sebelum meninjau ke lapangan, rombongan Sterad dan staf PLTU Labuhan Angin terlebih dulu melakukan persentase,” kata Kapenrem.

Pembangkit listrik yang menggunakan batu bara, boiler, turbin uap, generator, trafo, ini merupakan salah satu pembangkit yang terinterkoneksi di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Kolonel Kav Prince Meyer Putong SH (Paban II/Puanter Sterad), mengatakan, ada nota kesepahaman PT PLN (Persero) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Ditambahkan Putong, nota kesepahaman itu tentang penyelenggaraan pendampingan dan pelatihan dalam rangka penerimaan dan pengujian batu bara.

“Nota kesepahaman ini meliputi pendampingan oleh TNI AD pada proses penerimaan dan pengujian batu bara serta pelatihan personel dalam rangka pengujian kuantitas dan kualitas batu bara yang digunakan sebagai energi primer pembangkit PLN,” imbuh Kolonel Kav Prince Meyer Putong.

Prince M Putong yang pernah menjabat sebagai Dandim 0205/TK ini menambahkan, kerja sama itu merupakan bagian dari upaya untuk mendukung sistem ketahanan ketenagalistikan Nasional.

“Sebagai tindak lanjut nota kesepahaman tersebut TNI Angkatan Darat menyiapkan dan memilih personel nya dengan melalui tes psikologi untuk ditugaskan membantu PLN,” tandasnya.

Kerja sama Sterad pada pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penerimaan dan pengujian batu bara PLTU itu ada 6 lokasi di pulau Sumatra, diantaranya:

1. PLTU Nagan Raya, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

2. PLTU Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara

3. PLTU Labuan Angin, Kabupaten Sibolga, Provinsi Sumatera Utara

4. PLTU Ombilin, Kabupaten Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

5. PLTU Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung

6. PLTU Teluk Sirih, Kabupaten Bungus, Provinsi Sumatera Barat
(penrem 023, ph/ss-tt)

 

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.