Beranda ›› Kabar Sumut ›› Asahan ›› SMP Negeri 6 Kisaran Siap Untuk Tempat Pelaksanaan UKG‏

SMP Negeri 6 Kisaran Siap Untuk Tempat Pelaksanaan UKG‏

Kisaran | suarasumut.com  –  Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 di Kabupaten Asahan akan diikuti kurang lebih 7500 guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan non-PNS (swasta) dari semua jenjang atau mulai SD, SMP, SMA, hingga SMK.

Dinas Pendidikan Asahan telah menyediakan Sembilan tempat pelaksanaan Uji Kompetensi Guru(UKG) online 2015 diantaranya, SMP Negeri 3 Kisaran, SMP Negeri 2 Kisaran, SMP Negeri 6 Kisaran, SMP Negeri 1 Kisaran, SMA Negeri 1 Kisaran, SMA Negeri 2 Kisaran, SMK Negeri 1 Kisaran dan SMK Negeri 2 Kisaran.

Safnil, Kepala SMP Negeri 6 Kisaran mengatakan, sekolah kami ikut ditunjuk jadi tempat pelaksanaan UKG online 2015. Penunjukan ini dari Dinas Pendidikan Asahan dan sekolah ini sudah ditinjau langsung ke lokasi dari provinsi

“Pelaksanaan UKG 2015 di Sembilan lokasi yang ditunjuk Dinas Pendidikan Asahan. Jumlah peserta berkisar 7500 peserta dan setiap lokasi berkisar 850 peserta,”jelas Safnil

Safnil menjelaskan, pemerintah pusat menjadwalkan penyelenggaraan UKG 2015 pada 9–23 November secara nasional. “Pelaksanaan UKG akan dilaksanakan tiga gelombang per harinya,” tuturnya, saat ditemui di sekolahnya senin malam (2/11).

Ia juga menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan 22 laboratorium komputer di sekolah yang ikut ditunjuk untuk lokasi ujian UKG . “Bahkan persiapan kenyaman jaringan internet dan PLN sudah diantispasi dan kami siap untuk itu walaupun saya dan para guru lembur mempersiapkan ini semua,”kata safnil

“Dipastikan pelaksanaan UKG tidak mengganggu proses belajar di sekolah yang ditunjuk,” tegasnya

Pelaksanaan UKG bertujuan pemetaan dan pembinaan guru, baik negeri mau pun swasta. Sedangkan guru yang belum berkesempatan ikut pada tahun ini akan diberi kesempatan di tahun berikutnya.

Sekedar diketahui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mendefinisikan bahwa profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Sebagai tenaga profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

Kondisi dan situasi yang ada menjadi sebab masing-masing guru memiliki perbedaan dalam penguasaan kompetensi yang disyaratkan. Oleh karena itu, ada dua skema yang akan dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengukur profesionalisme guru, secara akademis dan non-akademis. Pengukuran akademis dilakukan secara rutin setiap tahun yaitu dengan menyelenggarakan UKG, dan pengukuran non-akademis dengan melakukan penilaian terhadap kinerja guru.

UKG secara rutin telah dilakukan sejak tahun 2012 bagi guru yang akan mengikuti sertifikasi guru. Mulai tahun 2015 ini UKG secara rutin akan dilakukan untuk mengukur profesionalisme guru. Tujuannya untuk mengetahui level kompetensi individu guru dan peta penguasaan guru pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Pelaksanaan UKG difokuskan pada identifikasi kelemahan guru dalam penguasaan kompetensi pedagogik dan profesional.

UKG tahun 2015 akan diikuti oleh semua guru dalam jabatan baik guru PNS maupun bukan PNS dengan jumlah jenis soal yang akan diujikan adalah 192 mata pelajaran/guru kelas/paket keahlian/BK. Perolehan hasil UKG pada masing-masing guru menjadi bagian dari penilaian kinerja guru, oleh karena itu sesuai dengan prinsip profesional guru akan mengikuti UKG pada mata pelajaran sesuai dengan sertifikat pendidik dan jenjang pendidikan yang diampunya. Disamping itu, hasil UKG juga digunakan sebagai bahan pertimbangan kebijakan dalam pemberian program pembinaan dan pengembangan profesi guru serta pemberian penghargaan dan apresiasi kepada guru.

Pelaksanaan UKG Libatkan Berbagai Instansi Pemerintah

Pelaksanaan UKG melibatkan berbagai instansi dilingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Keterlaksanaan dan suksesnya pelaksanaan UKG sangat bergantung kepada tim pelaksana UKG di masing-masing unit terkait. Oleh karena itu agar seluruh instansi yang terlibat dalam pelaksanaan UKG memiliki pemahaman yang sama tentang dasar pelaksanaan, mekanisme pelaksanaan UKG, dan prosedur operasional standar UKG, maka perlu disusun informasi yang lengkap tentang persiapan dan pelaksanaan UKG tahun 2015 dalam satu pedoman pelaksanaan UKG.

Pelaksanaan UKG online tahun 2015 akan berlangsung antara tanggal 9-27 November 2015 secara serentak di seluruh Indonesia. Jadwal pelaksanaan UKG ditentukan bersama oleh PPPPTK/LPPKS/ LPPPTK-KPTK, bersama LPMP dan dinas pendidikan kab/kota.

Durasi pelaksanaan UKG pada masing-masing kabupaten/kota akan berbeda-beda bergantung pada jumlah Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan jumlah peserta pada masing-masing wilayah. Semakin banyak Tempat Uji Kompetensi (TUK) semakin cepat pelaksanaan UKG. UKG online dimulai secara serentak di semua TUK pada tanggal yang telah ditetapkan dan dilaksanakan selama 120 menit atau 2 jam. Pelaksanaan UKG setiap hari dibagi dalam 2 (dua) sampai 3 (tiga) gelombang.

Tempat Uji Kompetensi (TUK) adalah ruangan yang diusulkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi guru sesuai dengan persyaratan dan diverifikasi oleh LPMP/PPPPTK/LPPKS/LPPPTK KPTK. Penentuan lokasi TUK disamping mempertimbangkan sarana juga letak geografis yang mudah dijangkau guru.(vd/ss/as)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.