Beranda ›› Foto & Video ›› SMAN 1 Kota Tebingtinggi Percontohan Sekolah Adiwiyata Mandiri

SMAN 1 Kota Tebingtinggi Percontohan Sekolah Adiwiyata Mandiri

 

 

Tekad Dan Janji Pelajar, Perang Terhadap Narkoba

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  SMA Negeri 1 Kota Tebingtinggi yang terletak di Jalan Yos Sudarso merupakan sekolah Adiwiyata Mandiri. Arti Adiwiyata memiliki makna khusus yaitu Adi artinya besar, agung, sempurna. Sementara Wiyata artinya tempat mendapat ilmu pengetahuan dengan memiliki cita dan etika luhur untuk pembangunan dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

SMA Negeri 1 ini mendapatkan penganugerahannya oleh bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo tahun 2015 tepatnya hari Jumat 5 juni 2015. Sebelumnya SMA Negeri 1 mendapatkan pertama sekolah Adiwiyata tahun 2012 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Ini merupakan prestasi yang patut dipertahankan demikian prestasi-prestasi lainnya dan menjadi contoh bagi sekolah yang ada di Kota Tebingtinggi. Hal itu ditegaskan Kepala Sekolah SMA Negeri 1  Drs. Sariono di kantornya, Sabtu (12/3) kepada suarasumut.com.

Penjelasan lebih lanjut Drs. Sariono yang dipercaya menjadi Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 bulan November 2015, yang sebelumnya sebagai kepala sekolah SMA Negeri 2 Kota Tebingtinggi mengatakan jumlah siswa siswi pelajar 1.130 dari 29 kelas dengan tenaga pendidik / guru berjumlah 59 orang, tenaga guru honorer 7 orang, tenaga ADM plus 20 orang dengan satpam.

“Kami para guru sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional dan dengan bimbingan Pemerintah Kota melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs. Pardamean Siregar telah bertekad bulat untuk memberikan pendidikan yang dapat melahirkan generasi yang cerdas, cermat, santun berdaya saing mandiri dan bertaqwa. Dan ini didapat lewat peningkatan kualitas pendidikan dengan berwawasan Imtaq, meningkatkan profesionalisme pendidik, meningkatkan peran serta masyarakat/orang tua. Tak lupa meningkatkan daya saing lulusan disetiap tahun ajaran pendidikan,”jelasnya.

Ketika suarasumut.com meminta komentarnya tentang bahaya narkoba terhadap generasi muda baik pelajar dan mahasiswa Drs. Sariono mengatakan, para guru terus menjaga anak didik yang kami cintai agar terhindar dari bahaya narkoba dengan jalan memberi penyuluhan disetiap hari Senin dan Kamis.

Perlu diketahui penyuluhan narkoba pun telah diberikan oleh Dinas Pendidikan yang langsung bertindak sebagai Inspektur upacara bendera hari Senin yakni Drs. Pardamean Siregar begitu juga dari BNN Provinsi Sumut dan Polres Tebingtinggi.

“Dan harapan kami kepada orang tua siswa agar wajib terlibat langsung dalam mensukseskan pendidikan nasional dilingkungan keluarga dengan bentuk kongkritnya meneliti mengetahui menanyakan pelajaran apa yang diberikan setiap hari dari sekolah dan ini harus berjalan kami akan segera melaksanakan pertemuan dengan orang tua siswa 2 bulan sekali dan tentunya dibantu oleh komite sekolah. Mari kita ciptakan sekolah Adiwiyata yang tentunya meningkatkan kualitas pendidikan kepada para peserta didik,”harapnya.

“Mari dengan tegas kita perang terhadap narkoba dan tidak ada tempatnya narkoba di Kota Tebingtinggi ini,”tegas Kepala Sekolah mengakhiri.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.