Beranda ›› Headline ›› Sijago Merah Ngamuk, Tiga Tewas Dua Selamat

Sijago Merah Ngamuk, Tiga Tewas Dua Selamat

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Kebakaran melanda sebuah rumah di komplek Akademi Keperawatan Rantauprapat sekira jam 1.00 dini hari, Selasa (17/11) dikawasan Kelurahan Sioldengan, Jalan Dewi Sartika, Rantau Selatan, Labuhanbatu.

Akibat insiden itu, tiga orang sekeluarga meninggal dunia. Diantaranya, sang suami H Zulkifli Nasution (45), Hj Nurmelan Siregar (36) sebagai istri dan anaknya Maulana Bakri Al-Husin (9 bulan). Hj Nurmelan dan anaknya Maulana tewas ditempat kejadian, sedangkan Zulkifli dengan kondisi fisik 98 persen luka bakar, sempat dirawat sekitar 8 jam di RSU Rantauprapat, tapi ajal menjemput sekira jam 09.30 wib.

“Kondisi korban kritis ketika sampai di UGD. Luka bakar serius. Tapi jam 09.30 wib meninggal,”ujar dr Nauli Asdam Simbolon, Kepala UGD RSUD Rantauprapat.

Informasi yang diperoleh wartawan, kebakaran tersebut dipicu korsleting arus pendek listrik dari salah satu alat elektronik di rumah itu.

Diduga api berasal dari ruang dapur rumah yang memiliki tiga kamar tersebut. Setelah itu menjalar kebahagian ruangan depan melalui atas plafon dan membesar diruangan itu. Sebelumnya, H Zulkifli yang merupakan ayah dari tiga anak itu sempat menyelamatkan lima penghuni termasuk sanak saudaranya.

Namun dikarenakan api semakin membesar dan ruangan minim oksigen, disinyalir penyebab Zulkifli kehabisan tenaga dan tidak sanggup lagi menolong istri dan anaknya yang masih berada di dalam rumah. “Satu lagi anaknya di kamar dan istrinya berada di kamar mandi. Jadi, anak dan istrinya tewas di dalam rumah,”ujar sejumlah sumber sembari menambahkan warga terus berdatangan untuk melakukan pertolongan pada dini hari itu.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, dr Alwi Mujahit Hasibuan membenarkan tewasnya tiga orang akibat insiden kebakaran rumah di lingkungan Akper tersebut. Alwi mengatakan, korban Zulkifli ikut menjadi korban ketika menyelamatkan sanak keluarganya.

Dia mengakui jika beberapa orang sempat diselamatkan oleh korban Zulkifli. Diantaranya, dua orang anak para korban. “Dua orang anak korban Zulkifli juga sempat diselamatkan bersama penghuni rumah tersebut,”ungkapnya.

Senada, Lurah Sioldengan, Rantau Selatan Nurdin Edy menerangkan, berdasarkan laporan Kepala Lingkungan (Kepling) Pendidikan, warga beserta sejumlah unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) berusaha memadamkan api. Setelah itu barulah korban yang di dalam dibawa ke sarana kesehatan setempat. “Informasinya, suaminya sempat menolong yang lainnya, baru saat ingin menolong istri dan anaknya, dia tidak keluar-keluar lagi. Itulah informasi yang saya peroleh dari Kepling,”akunya pertelepon.

Ketiga korban disemayamkan disalah satu rumah di kawasan jalan Cempedak, Rantau Utara milik H Dolok Siregar yang merupakan orang tua dan bapak mertua para korban.

Para pelayat ramai menyampaikan ungkapan duka dan bela sungkawa. Suasana haru kian kentara ketika para pelayat mengelus kedua anak para korban yang selamat dari insiden tersebut. Yakni, Amel (9) dan Baim (6).

Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap tampak salah satu diantara para pelayat yang hadir. Dan sempat memberikan ucapan takziah ketika persiapan pemberangkatan jenazah ketiganya untuk dikebumikan di salah satu komplek pemakaman muslim daerah tersebut.

Ali Usman Harahap menginstruksikan ke jajaran Dinas Kesehatan, BKD, dan pihak Kecamatan agar segera menyelesaikan kelengkapan administrasi para korban. Serta, dia juga menginstruksikan ke Dinas Pendidikan Labuhanbatu agar mengurus keperluan pendidikan anak para korban.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.