Beranda ›› Kabar Sumut ›› Dairi ›› Sekolah Terpencil Di Dairi Masih Kekurangan Guru Pengajar

Sekolah Terpencil Di Dairi Masih Kekurangan Guru Pengajar

Dairi, suarasumut.com – Aktivitas belajar-mengajar di SD Negeri 030327 Laksa, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi hingga saat ini belum berjalan memadai lantaran masih terbatasnya tenaga guru yang bertugas di sekolah itu.

SD Negeri 030327 Laksa yang dipimpin kepala sekolah yang baru kekurangan dan kewalahan tenaga pengajar. Kadang-kadang kepala sekolahnya Marhaen br Tampu bolon harus terjun ke kelas untuk menutupi kekosongan guru di ruang kelas, memang dapat dipahami bertugas ke SD terpencil belum banyak guru yang siap mental, padahal di sekolah terpencil sebenarnya terlihat keikhlasan pengabdian seorang guru.

Kepala SD Negeri 030327 Laksa, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi,Marhaen Tampu bolon, Senin(20/10) mengatakan, sekolahnya masih membutuhkan tambahan tenaga guru lantaran saat ini jumlah guru PNS yang bertugas di sekolah itu hanya dia sendiri

“Tenaga guru yang ada saat ini 5 orang, 1 orang ada guru Agama dari Depag sementara 4 orang lagi guru honorer,” tutur Marhaen.
Sebelum saya kepala sekolahpun, guru disini minim, guru PNS dua orang dengan kepala sekolah, namun kepala sekolah yang lama udah dimutasi tinggal saya sendiri PNS.

Sehingga terpaksa satu guru harus mengajar rangkap beberapa mata pelajaranIa mengatakan saat ini di SD Laksa terdapat 150 orang siswa. Mereka berasal dari kampung ini Desa Laksa,dan desa Laksa merupakan salah satu desa terpencil, sehingga berbagai sarana dan prasarana sekolah maupun umum lainnya, masih sangat sulit.

“Kita hanya berharap ada pemerataan guru PNS, kebanyakan disini guru honor, karena memang kita ini kekurangan,” kata Dedih didampingi guru PNS yang mengajar kelas 1 Ny Nani.

Harapan adanya penambahan guru PNS, kata Marhaen sebagai upaya memberikan pendidikan lebih optimal kepada anak didik, karena selama ini para guru honor atau PNS terkadang kewalahan menangani siswa

Dengan adanya penambahan guru PNS, kata Marhaen tentunya akan menciptakan suasana dan semangat baru dengan tenaga pengajar yang masih muda.

Selain pemerataan guru, yang juga menjadi persoalan pendidikan di Kabupaten Dairi saat ini adalah banyaknya sarana dan prasarana pendidikan yang belum memadai.(vd/ss/dr)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.