Beranda ›› Foto & Video ›› Sekda Nias Minta Kepdes Menyiapkan Dokumen Terkait APBdes Tahun 2016

Sekda Nias Minta Kepdes Menyiapkan Dokumen Terkait APBdes Tahun 2016

Nias | suarasumut.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Drs. F.Yanus Larosa, M.AP meminta Kepala Desa dan Aparat Desa untuk segera menyiapkan seluruh dokumen terkait penyusunan APDes tahun 2016. Sekda tidak ingin penyiapannya terburu buru seperti tahun 2015 yang lalu.

Desakan tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Nias Drs. F.Yanus Larosa, M.AP pada rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan APBDes Tahun Anggaran 2015 yang dihadiri seluruh Kepala Desa dan Camat se Kabupaten Nias di lantai III, ruang serba guna kantor Bupati Nias, Desa Ononamolo I Lot, Kota Gunungsitoli, Selasa (8/3).

“Saya berharap kepala desa dan aparat desa lebih proaktif melaksanakan fasilitasi bagi pemerintah daerah dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada. Juga termasuk pendamping desa yang telah ditempatkan di masing masing kecamatan,” harap Firman F Larosa.

Sebelumnya, Kepala BPMDK Kabupaten Nias Yulianus Zai melaporkan, rakor digelar untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan APBDes Tahun Anggaran Tahun 2015.

Selain itu untuk percepatan penyusunan APBDes tahun 2016, sehingga sisa dana tahun anggaran 2015 dapat dimanfaatkan ke 170 desa pada tahun anggaran 2016.

Menurut Kepala BPMDK, bantuan keuangan yang diberikan kepada pemerintah desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Nias tahun 2015 adalah sebesar sebesar Rp. 8.547.200.000. Dari APBN tahun 2015 sebesar Rp.46.241.140.000.

Dana tersebut telah terserap sebesar Rp. 45.223.745.534 atau 82,56%, dan sisanya sebesar Rp. 9.273.410.833 dari dana APBN, dan Rp. 281.183.631 dari dana APBD Kabupaten Nias tahun 2015 telah menjadi dana silva APBD Kabupaten Nias.

Namun, dana desa yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2015 yang tersisa 20% tersebut masih dapat ditransfer dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Nias ke masing-masing Rekening Kas Umum Desa (RKUdes) sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 247/PMK.07/2015 tentang cara pengalokasian, penyaluran, penggunaan, pemantauan dan evaluasi dana desa.

Syarat dan ketentuannya, sisa dana tersebut wajib dicantumkan dalam APBDes tahun 2016, dan limit waktu transfer dana paling lama 31 Maret 2016 telah masuk RKUD Kabupaten Nias.

Yulianus mengakui, pelaksanaan APBDes tahun 2015 di Kabupaten Nias banyak mengalami hambatan dan gangguan. Penyebabnya adalah ketidakharmonisan penyelenggara atau pelaksana dana desa dengan stakeholder.

Selain itu, akibat tidak adanya transparansi, memunculkan banyak pengaduan yang diterima BPMDK Kabupaten Nias. Dari 170 desa yang ada di Kabupaten Nias, sebanyak 15 desa diadukan.(sw/ss-ni)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.