Beranda ›› Foto & Video ›› Sejumlah Bangunan Darurat Di Kota Gunungsitoli Dibongkar

Sejumlah Bangunan Darurat Di Kota Gunungsitoli Dibongkar

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Sejumlah bangunan darurat yang ada di sekitar Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli, Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli dibongkar paksa oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli, Jum’at (5/1).

Pembongkaran yang dipimpin Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua berjalan dengan mulus tanpa ada perlawanan warga. kepada media, Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua memberitahu, bangunan yang dibongkar adalah bangunan darurat yang dibangun tanpa seizin pemerintah, dan ditempatkan pada tempat yang tidak mendukung pariwisata.

Dia mengungkapkan jika sudah berapa kali disampaikan rencana pembongkaran, dan warga mendukung sehingga bisa dilakukan pembongkaran dengan lancar.

Selain bangunan yang ada di sekitar Taman Ya’ahowu, bangunan lainnya yang akan dibongkar menurut Wali Kota adalah sejumlah bangunan yang didirikan dibelakang kantor DPRD Kota Gunungsitoli.

Menurut Wali Kota, tanah yang ada di belakang kantor DPRD Kota Gunungsitoli adalah tanah negara. Selama ini tanah tersebut telah dikuasai warga dan dibangun bangunan yang tidak semestinya ada di Kota Gunungsitoli.

“Bangunan bangunan tersebut dijadikan tempat kumpul kebo dan mesum, bahkan kemarin Satpol-PP menangkap sejumlah anak dibawah umur yang masih pelajar, tinggal dalam bangunan atau kumpul kebo,” tutur Wali Kota.

Tidak lupa Wali Kota memberitahu, tanah yang bangunannya telah dibongkar akan dijadikan taman, dan dia mengimbau warga untuk tertib, dan tidak mengambil tanah yang bukan haknya, sebab bagaimanapun ke depan akan ditelusuri sesuai prinsip Pemko Gunungsitoli menyelamatkan aset.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.