Beranda ›› Headline ›› SE – KABUPATEN SERGAI PERINGATI HARI BUMI

SE – KABUPATEN SERGAI PERINGATI HARI BUMI

*  Bupati Soekirman Tingkatkan Kesadaran Masyarakat akan Gaya Hidup Ramah Lingkungan *

 

Sergai, suarasumut.com  –  Permasalahan lingkungan hidup dari hari ke hari dirasakan sangat kompleks, keadaan ini merupakan dampak dari perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Hal ini diakibatkan dari tahun ke tahun semakin pesatnya pembangunan daerah namun
tidak memperhatikan aspek kondisi internal dan perubahan lingkungan eksternal yang akhirnya berdampak bagi kesehatan dan lingkungan hidup. Untuk itu jadikanlah moment peringatan Hari Bumi untuk menggugah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang cenderung semakun rusak akibat berbagai aktivitas.

Hal ini diungkapkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) dalam sambutannya saat membuka secara resmi Seminar Lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi di aula Themepark Resort Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (13/5). Turut hadir Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah MSi, Ketua TP. PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Sri S. Syahrianto, Ketua DWP Ny. Hj. Imas Haris Fadillah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat se-Sergai serta Narasumber yakni Asisten Deputi Urusan Peningkatan Peran
Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup Chairuddin Hasyim SKM dan Wakil Direktur II Sekolah Pascasarjana USU Prof. DR. Alvi Syahrin SH.

Seminar diikuti peserta yang terdiri dari para guru dan Kepala Sekolah peserta program Adiwiyata, Kepala Desa se-Kecamatan Pantai Cermin, tokoh masyarakat, LSM dan kelompok pelestari lingkungan serta pengusaha se-Sergai.

Lebih lanjut Bupati H. Soekirman mengatakan peringatan Hari Bumi ini mengusung tema yang bertema “Kota Hijau (*Green Cities*)” mengandung tiga isu yakni energi, bangunan “hijau” ramah lingkungan dan transportasi. Dari 80% sumber energi di dunia masih mengandalkan bahan bakar fosil yang menghasilkan gas rumah kaca ke udara yang memicu pemanasan global dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Oleh karenanya penggunaannya dapat beralih sumber energi terbaharukan yang lebih bersih dan efisien seperti sinar matahari dan angin. Sebab idealnyasebuah kota hijau haruslah memiliki infrastruktur dan bangunan yang ramah lingkungan dan alat transportasi diperlukan penggunaan bahan bakar yang rendah emisi, jelas Bupati Sergai.

Selain tiga isu di atas, diperlukan masyarakat Sergai hendaknya memberikan terhadap pelestarian ekosistem pesisir, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Sergai berada di kawasan pesisir yang juga merupakan jalur transportasi dan perdagangan yang paling handal. Ekosistem pesisir ini sangat berperan dalam mitigasi kerusakan lingkungan, berfungsi sebagai pelindung pantai, penahan badai, pencegah erosi pantai, pengendali banjir dan penyerap limbah. Adapun 3 yang saling berkaitan tersebut yaitu ekosistem lamun, mangrove dan terumbu karang, ujar H. Soekirman.

Diakhir sambutannya Bupati Soekirman menghimbau pemerintah, swasta dan masyarakat seperti dalam melaksanakan kebijakan dengan peduli aksi ramah lingkungan untuk meminimalisir dampak perubahan iklim. Dengan adanya kepekaan terhadap lingkungan dapat melahirkan kesadaran, konsep, perencanaan yang akhirnya menimbulkan partisipasi masyarakat dalam hal kepedulian terhadap lingkungan.(pr/pu/ss/sbg)

Lihat Juga

Marvel Studio, “Avenger:Endgame” Kembali Tayang Di Bioskop Mulai 12 Juli

Jakarta | suarasumut.com  –  Mulai hari Jumat, 12 Juli 2019, Marvel Studios “Avengers: Endgame” akan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.