Beranda ›› Headline ›› Sat Pol PP Labuhanbatu Dituding Tebang Pilih Tangkap ‘Mangsa’

Sat Pol PP Labuhanbatu Dituding Tebang Pilih Tangkap ‘Mangsa’

Rantauprapat, suarasumut.com – Pemerintah Kabupaten Labuhan batu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rabu (08/4/2015) malam, menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan merazia sejumlah hotel dan kafe di seputaran kota Rantauprapat.

Dalam razia yang juga diikuti personil polisi, TNI, PM dan petugas Kesbang Linmas serta Dinas Perhubungan itu berhasil menjaring 10 orang, 3 diantaranya laki-laki dan 7 wanita.

Namun saat digelandang dan dilakukan pendataan di Kantor Kesbang Linmas Pemkab Labuhanbatu, mereka yang terjaring tampak protes menuding para petugas tebang pilih dalam melakukan razia tersebut.

Pasalnya, seorang wanita yang awalnya diamankan dari salah satu hotel di kawasan Jalan Baru By Pass tampak dilepas begitu saja oleh petugas.

“Cewek itu pakai baju merah. Dia dirazia di hotel Jalan Baru By Pass, tempat aku juga nginap. Tapi pas di depan kantor kesbang ini, dia dilepaskan sama petugas pakai baju PM itu. Satpol PPnya diam saja,”ujar Icha (24), salah seorang wanita yang turut terjaring dalam razia pekat tersebut.

Protes yang sama disampaikan Sri (23), seorang wanita yang juga turut terjaring dalam razia pekat itu.”Kalau mau razia tangkap semua, jangan tangkap lepas. Siapa yang ada deking bisa dilepas,” kesalnya.

Tak hanya itu, kecaman kepada petugas juga disampaikan sepasang suami istri yang mengaku dibawa paksa oleh petugas Satpol PP dari rumah kontrakannya di kawasan Jalan Baru By Pass Rantauprapat.

“Saya sudah tunjukan kartu keluarga membuktikan kami sudah menikah, tapi tetap dibawa. Akibatnya satu anak kami terlantar dirumah. Kesal kali la kita,” ungkap Dedi syahputra,(32) diamini istrinya Citra Lestari (28) yang juga turut diamankan dalam razia itu.

Sementara Kepala Satpol PP Pemkab Labuhanbatu Abdul Haris Nasution belum berhasil dimintai komentarnya terkait razia pekat yang digelar. Sebab Haris yang awalnya turut serta dalam melakukan razia mendadak menghilang diduga akibat adanya protes dari mereka yang terjaring razia.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.