Beranda ›› Foto & Video ›› Sapma IPK Labura Bersama Pemkab Lakukan Sunatan Massal Dan Pengobatan Gratis

Sapma IPK Labura Bersama Pemkab Lakukan Sunatan Massal Dan Pengobatan Gratis

Aekkanopan | suarasumut.com  –  Satuan Pelajar Mahasiswa (Sapma) Ikatan Pemuda Karya (IPK) bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kesehatan Labuhanbatu Utara menggelar bakti sosial sunatan gratis, Jumat (15/7). Kegiatan sunat yang diadakan di aula Kantor Kepala Desa Parpaudangan, Kecamatan Kualuh Hulu diikuti 50 anak.

Ketua DPD IPK Kabupaten Labuhanbatu Utara Syarifuddin Sitorus dalam sambutanya mengatakan, IPK merupakan organisasi karya nyata bukan sekedar karya kata, kegiatan sosial sunatan massal ini merupakan perintah agama yang harus dijalankan. Untuk itu Sapma sabagai Intelektualnya organisasi merasa terpanggil untuk melakukan kegiatan sosial. “Saya sebagai Ketua DPD IPK Labura mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab Kabupaten Labuhanbatu Utara yang telah bekerjasama dalam kegiatan sosial ini. Lewat kegiatan sosial ini warga telah terbantu. Kedepan juga kami juga akan tetap konsisten melakukan kegiatan peduli masyarakat,”terang Syarifuddin Sitorus.

“Sebelumnya juga IPK telah melakukan santunan anak yatim dan berbagi rejeki dengan kaum dhuafa,”tambahnya.

Dilanjutkan Ketua, selain melakukan kegiatan sunat, juga dilakukan pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan kepada balita, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol.

Ketua Sapma IPK Kabupaten Labuhanbatu Utara Fayakun Nasyimsyah Hasibuhan SH menuturkan, kegiatan bakti sosial bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Kecuali itu, juga untuk membantu orang tua yang kurang mampu untuk menyunatkan anak.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun untuk membantu masyarakat kurang mampu. Selain kegiatan sunat gratis, IPK juga akan menggelar kegiatan pertandingan sepak bola, penyuluhan ke sekolah tentang narkoba dan kegiatan gotong royong yang melibatkan masyarakat dan instansi dalam waktu dekat,”tutur Fayakun.

Dalam kegiatan ini, pihaknya juga memberikan tali asih guna membantu orang tua sekaligus untuk memotivasi semangat belajar peserta sunat.

Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Utara Burhanuddin Harahap SKM, M. Kes melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Tigor Pasaribu SKM mengatakan kegiatan juga bertujuan untuk membantu masyarakat dalam penanganan kesehatan kepada masyarakat.

Untuk kegiatan ini, pihaknya menurunkan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Pihaknya juga menggratiskan obat-obat saat peserta sunat melakukan kontrol ulang ke Puskesmas.

“Kegiatan ini juga untuk sosialisasi kesehatan sekaligus mengajak masyarakat untuk hidup sehat. Dan, tiga hari setelah sunat anak-anak diminta datang kontrol ke Puskesmas. Obat-obat diberikan gratis,” imbuh Tigor.

Sementara itu Kepala Desa Parpaudangan Agus Salim Siagian mengucapkan terima kasih kepada Sapma IPK dan Dinas Kesehatan Labuhanbatu Utara yang telah menggelar kegiatan sunat.

“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapan kita kegiatan yang dapat membantu masyarakat terus berjalan dan IPK semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Agus Salim.

Juli (31), ibu salah seorang peserta sunat, menyambut gembira kegiatan sunatan. Menurutnya, kegiatan sunat sangat
membantu orang tua meringankan biaya.

“Orang tua sangat tertolong dengan kegiatan ini. Apalagi sulitnya ekonomi saat ini. Biaya anak sunat di Rumah Sakit atau klinik sekarang ini bisa sampai empat ratus ribu rupiah. Kalau disini kan gratis,” ujarnya sumringah.(lb/ss-lu)

Lihat Juga

Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Nias Benahi Manajemen Kepegawaian

Nias | suarasumut.com  –  Meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kondisi birokrasi yang ideal, Pemerintah Kabupaten Nias …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.