Beranda ›› Headline ›› RSUD Labura Digeledah Tim Kejaksaan

RSUD Labura Digeledah Tim Kejaksaan

Aek Kanopan, suarasumut.com – Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri Rantauprapat, selasa (16/12), melakukan penggeledahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuhanbatu Utara. Penggeledahan ini berlangsung sejak tengah hari sekira pukul 14.00 hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Pantauan suarasumut.com, sedikitnya ada 5 orang dengan atribut Kejaksaan Negeri Rantauprapat yang sempat terlihat hilir mudik di berbagai ruangan fasilitas rumah sakit ini. Sesekali terlihat mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pegawai dan staf disana.

Dengan berseragam rompi bertuliskan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi, orang-orang ini pun tidak hanya memeriksa ruangan-ruangan yang ada di rumah sakit tersebut, mereka juga terlihat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai rumah sakit.

Tidak diketahui pasti kasus apa yang menjadi objek pemeriksaan institusi berseragam coklat ini. Pasalnya, hingga penggeledahan ini selesai, tidak seorang pun dari mereka yang bersedia untuk memberikan keterangan.

AP Frianto Naibaho yang tampaknya bertindak sebagai pimpinan tim ini, saat diminta keterangannya, semula berjanji akan memberikan keterangan jika penggeledahan dan pemeriksaan yang mereka lakukan telah selesai. Namun sayang, ternyata Naibaho tidak memenuhi janjinya. Tim ini justru terkesan sengaja menghindar dari sejumlah wartawan yang telah menunggunya hingga berjam-jam, dan berlalu begitu saja melalui pintu yang lain yang tidak terdeteksi wartawan.

Namun aneh, meski terlihat sengaja menghindar dari wartawan, tim ini justru terlihat sangat dekat dengan seorang aktivisa LSM yang belakangan diketahui berinisial JN. Bahkan sumber di RSUD menyebutkan, tim kejaksaan ini pun datang berbarengan dengan oknum LSM ini.

Bahkan, disela-sela penggeledahan yang mereka lakukan, salah seorang tim kejaksaan ini sempat memanggilnya dan mengajaknya masuk ke mobil innova milik mereka yang terparkir di halaman rumah sakit. Di mobil tersebut, di antara mereka sempat terjadi pembicaraan yang berlangsung sekitar 15 menit. Dan Saat tim kejaksaan ini meninggalkan RSUD, JN juga tetap mendampingi mereka.

Direktur RSUD, dr Saodah, hingga berita ini ditulis, belum berhasil dimintai keterangannya. Informasi diperoleh, Saodah disebut-sebut juga pergi bersama-sama dengan tim dari kejaksaan ini.(rz/ss/lu)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.