Beranda ›› Foto & Video ›› RS Swasta Metta Medika Sibolga Diduga Tidak Miliki IPAL

RS Swasta Metta Medika Sibolga Diduga Tidak Miliki IPAL

* Pembakaran sampah medis menumpang ke Puskesmas *

 

SIBOLGA, suarasumut.com – Pemerintah Kota Sibolga telah berhasil didalam memberikan pelayanan kepada seluruh elemen masyarakat Kota Sibolga dan luar daerah dalam bidang pelayanan kesehatan .

Kota Sibolga Negeri Berbilang Kaum saat ini tidak hanya memiliki RSU plat merah tapi juga sudah memiliki RS Swasta yaitu RS Metta medika dan kedua RS tersebut berlomba untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat .

Disaat suarasumut.com mengunjungi RS Metta Medika yang pemiliknya adalah seorang pengusaha ternama di Sibolga cukup ramai dikunjungi pasien untuk  berobat ke rumah sakit tersebut baik masyarakat Sibolga maupun pasien dari luar Sibolga, tanpa disadari    adanya ditemukan  kejanggalan  pada RS tersebut.

Untuk menelusuri kebenaran informasi yang diterima, suarasumut.com berkunjung ke RS untuk bertemu dan lakukan konfirmasi dengan Juli Sitohang selaku Manager RS untuk menklarifikasi kebenaran informasi atas dugaan tidak adanya IPAL di RSU tersebut, suarasumut.com  menanyakan terkait struktural persyaratan sebuah Rumah Sakit,yang mengarah pada Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) dan tempat pembakaran sampah sisa Medis (Incenerator Medis).

Manejer RS Metta Medika  hanya menunjukkan secarik kertas dari UPTD Dinas Kesehatan Sibolga yang dikeluarkan pada tanggal 23 juni 2014 tentang keterangan sampel air limbah dan tanggal 10 juli 2014 perihal hasil pemeriksaan air.

Ketika suarasumut.com hendak melihat IPAL dan berencana mengambil sampel air limbah RS tersebut Manager dengan spontan melarangnya, dan tidak diperbolehkan di foto dengan alasan yang tidak jelas, alasan manager sengaja hanya mengaburkan maksud tujuan suarasumut.com.

Poltak Sibuea warga Sibolga saat dimintai tanggapannya beliau berucap, isi surat yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Sibolga tersebut jelas ada kejanggalan, mengingat kalau RS Metta Medika sudah beroperasi kurang lebih dari dua tahun, kok malah dibulan Juli 2014 kemarin baru diurus izin IPALnya. Ada apa antara Pemko Sibolga melalui dinas terkait dengan pemilik RS Metta Medika, sergahnya.

Senada dengan Poltak, Rahmat juga mengomentari dan menuturkan, RS merupakan sarana kesehatan yang potensial menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga keberadaan Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) sudah menjadi salah satu persyaratan, apalagi kegiatan RS berlangsung 24 jam dan melibatkan berbagai aktifitas orang banyak sehingga potensial dalam menghasilkan sejumlah besar limbah, yang terdiri dari berbagai bentuk dan jenis aktifitas medis dan non medis. Sebab limbah yang ada di RS bukan limbah biasa, tapi limbah yang berasal dari Medis seperti , Infeksius, limbah Radiologi, limbah Sitoksi dan limbah laboratorium yang dapat menurunkan kualitas lingkungan disekitar Rumah Sakit dan kualitas lingkungan yang diRumah Sakit.

“Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang berwenang memberi izin UPL/UKL perlu melakukan pengecekan untuk membuktikan kondisi dilapangan.Kalu terbukti IPAL Rumah sakit swasta Metta Medika tersebut tidak ada dapat membahayakan kesehatan masyarakat kota Sibolga,”tegas Rahmat mengakhiri.(mb/ss/sb)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.