Beranda ›› Headline ›› Rekanan Bina Marga Labuhanbatu Disorot, 4 Bulan Masih 10% Dikerjakan

Rekanan Bina Marga Labuhanbatu Disorot, 4 Bulan Masih 10% Dikerjakan

Rantuprapat, suarasumut.com – Sebanyak 12 rekanan Dinas Bina Marga Pemkab Labuhanbatu hingga bulan ke-4 menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, persentase volume perkerjaan para rekanan tersebut masih dikerjakan dibawah 50% bahkan ada yang masih 10%.

Kepada suarasumut.com, Minggu (21/12), Penasehat LSM Laskar Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LPK-RI) Labuhanbatu Raya, Porden Naibaho SH mengatakan, sesuai pertemuan pihak Dinas Bina Marga Pemkab Labuhanbatu bersama rekanannya, sebanyak 14 proyek masih dikerjakan dibawah 50%. Menurutnya, persentase tersebut menunjukan rekanan tidak professional. “Tertanggal 11 Desember, masih ada persentase volume pekerjaan pihak rekanan masih 10 persen. Ini artinya, pihak rekanan tidak professional dan tidak serius menjadi rekanan pemerintah untuk membangun daerah,” kata Porden Naibaho.

Sesuai aturan yang berlaku, batas penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D) paling lama tanggal 26 Desember setiap tahunnya. Dalam hal ini, Porden Naibaho beranggapan kwantitas pekerjaan untuk mencapai volume pekerjaan 100% berpeluang kecil. “Hanya sedikit kemungkin pekerjaan-pekerjaan tersebut dapat dituntaskan dalam kurun waktu 15 hari. Sementara, dalam kurun waktu 4 bula sejak Agustus, volume pekerjaan hanya mencapai 10 hingga 45 persen,” sebut Porden Naibaho.

Lanjut Porden Naibaho, sesuai data yang dimilikinya, dari 14 paket proyek yang dikerjakan 12 rekanan tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp12,560,300,000,-. Menurutnya, 14 paket tersebut akan menjadi program pembangunan yang tertunda bagi pihak Pemkab Labuanbatu. “Kita khawatirkan dari 14 paet proyek yang dikerjakan 12 rekanan itu akan menjadi program pembangunan tertunda bagi Pemkab Labuhanbatu. Saya berharap pihak rekanan konsisten dalam melaksanakan kontrak kerja demi pembangunan daerah, jika tidak, pihak Dinas Bina Marga harus meindak tegas rekanan yang langgar kontrak kerjanya,” tegas Porden Naibaho.

Pejabat Pembuat Komitmen, Dinas Bina Marga Pemkab Labuhanbatu, Haris Tua Siregar saat dikonfirmasi wartawan menyebutkan, untuk wilayah Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan, persentase pekerjaan mulai 75 hingga 100 persen. Menurutnya, kontrak pekerjaan berkahir sejak 15 hingga 24 Desember 2014. “Tergantung pekerjaannya, ada yang berakhir tanggal 14 dan ada yang 24 Desember,” kata Haris Tua Siregar singkat. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.