Beranda ›› Headline ›› Puluhan Warga Lakukan Aksi Demo Ke Dinas PUPE

Puluhan Warga Lakukan Aksi Demo Ke Dinas PUPE

Labusel | suarasumut.com  –  Puluhan warga Desa Pinangdame Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang tergabung dengan Lembaga Forum Peduli Lingkungan (FPL) bersama Korwil LSM Aliansi Indonesia dan ormas Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Labusel.

Mereka melakukan orasi ke kantor dinas pekerjaan umum, pertambangan dan energi (PUPE) Labusel di Sosopan Kotapinang, Senin (16/11).

Dalam orasinya yang dipimpin oleh Ketua FPL R.Mahulae , Ketua Pospera Ir.Simon Silalahi dan ketua LSM Aliansi Indonesia Luhut Simbolon. Mereka meminta agar transpransi terhadap proyek jalan beton yang saat ini sedang dikerjakan. Karena di plank tidak dicantumkan panjang dan lebar jalan beton tersebut, yang dicantumkan hanya besaran dana yang bersumber dari DAK tambahan sebesar Rp 6.958.900′-.

Menurut para aksi demo yang melakukan orasi, bahwa proyek jalan beton di Desa Pinangdame dibagi dua, sebagian proyek jalan beton mengarah ke Dusun Sigambal Dua dan sebahagian mengarah ke arah Simpang Kanan Rohil. Akan tetapi plank proyek yang dibuat oleh dinas PUPE hanya satu yaitu yang mengarah ke Dusun Sigambal dua.

Dalam orasinya meminta agar mendudukkan pada tempatnya sesuai UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Para orasi meminta Kadis PUPE Labusel dapat menjawab tuntutan warga, namun menurut Syahrul Tarigan Kasubag Keuangan Dinas PUPE yang langsung menerima orasi mengatakan, bahwaPlt.Kadis PUPE tidak berada di tempat dan lagi tugas luar.

Kasubag keuangan mengatakan ketika empat orang dari perwakilan yang melakukan orasi bertemu di ruangan kerjanya mengatakan, bahwa dia tidak berwenang untuk menjawab tuntutan warga. Ketika perwakilan warga meminta, kalau Kadis tidak berada ditempat, mereka meminta Sekretaris PUPE yang menjawab tuntutan mereka.

Saat tuntutan itu diminta, Kasubag menjawab Sekretarislah yang menjadi Plt.PUPE Labusel dan sudah tiga tahun menjadi pelaksana. Namun demikian perwakilan warga tetap mendesak, agar jawaban dari dinas tersebut dijawab dengan transparan, tetapi Kasubag tersebut meminta waktu tiga hari mengenai tuntutan warga.

Pantauan suarasumut.com, terlihat Kantor Dinas tersebut dikawal ketat oleh personil Polres Labuhanbatu. Dan sesuai hasil konfirmasi suarasumut.com dengan Ir.Simon Silalahi selaku Ketua ormas Pospera Labusel, mengatakan bahwa pemerintah tidak komitmen dengan revolusi mental yang disampaikaikan oleh pak Jokowi selaku presiden RI, dimana hingga selama tiga tahun Kadis PUPE hanya dijabat oleh pelaksana tugas dalam hal ini dijabat oleh Sekretaris. “Berarti Sekretaris di dinas itu kosong, sehingga pelayanan publik dinas itu tidak dapat berjalan sesuai harapan warga Labusel,”ujarnya. (jr/ss/ls)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.