Beranda ›› Hukum & Kriminal ›› Pukul Teman Sendiri, Irul Sigambal Ditangkap Polsek Bilah Hulu

Pukul Teman Sendiri, Irul Sigambal Ditangkap Polsek Bilah Hulu

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Karena memukul temannya sendiri, Khairul Ritonga alias Irul (35) warga Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu akhirnya ditangkap Polsek Bilah Hulu. Meski sebelum ditangkap tersangka itu disebut-sebut orang yang kebal hukum.

Atas perlakuan Irul terhadap Erwinsyah Lubis (36) warga yang sama mengakibatkan luka sobek di wajah sebelah kanan dekat mata yang mengeluarkan darah serta luka di bagian jidat depan atas mata dan bekas tusukan berlubang di atas kepala sebanyak empat tusukan pada korban.

Kepada suarasumut.com, Sabtu (3/10) Kapolsek Bilah Hulu AKP Sugeg melalui Kanit Reskrim Ipda M.Ilham Lubis membenarkan atas tertangkapnya tersangka itu.Ia menambahkan, ditangkapnya pelaku itu pada Kamis (1/10) sekitar pukul 17.00 Wib tepatnya dirumah tersangka irul.

“Dia kita tangkap dirumahnya,saat kita tangkap pelaku tidak ada melakukan perlawanan.Atas perbuatan pelaku, ia dijerat pasal 351 ayat 1,dan kini tersangka sudah mendekam disel polsek Bilah Hulu,”kata Ilham melalui Via seluler.

Menurutnya,dari pasal yang dijerat itu pada tersangka, ia tidak dapat bercerita banyak apakah tersangka itu dapat ditangguhkan atau tidak. Karena hal itu adalah gaween dari pimpinannya di Polres Labuhanbatu.

“Kalau masalah itu aku kurang tahu, bisa ditangguhkan atau tidak.itu sudah gawean pimpinan.Memang korban penganiyayaan itu sampai diokname,”sebut Ilham.

Berita sebelumnya, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Khairul Ritonga terhadap korban penganiayaan Erwinsyah Lubis terjadi pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2015 sekitar pukul 07.00 wib pagi hari di Desa Bandar Tinggi Kecamatan Bilah Hulu. Erwinsyah Lubis telah melapor ke Polsek Bilah Hulu Aek Nabara Kabupaten Labuhanbatu dengan bukti laporan STPL /119/VIII/2015/SU/RES-LBH/SEK B Hulu pada hari Selasa 18 Agustus 2015 sekitar pukul 17.00 wib sore harinya, yang diterima oleh Ka SPKT “B” Aipda A Siregar.

Sebagai korban penganiayaan, Erwinsyah menceritakan pada wartawan, Rabu, (16/09), bahwa awal permasalahannya adalah mengenai hutang piutang uang antara korban Erwinsyah Lubis dengan Khairul Ritonga alias Irul, pada tahun 2011 yang lalu.

Selanjutnya, pinjaman uang kepada Khairul Ritonga pada waktu itu sekitar Rp800 juta dan uang pinjaman tersebut sudah dikembalikan oleh korban Erwinsyah Lubis dengan bayaran sertifikat sebuah rumah mewah dan tanah yang berisikan kebun sawit seluas delapan (8) hektar bersertifikat, yang saat ini telah di tangan Khairul Ritonga.

“Kalau dihargakan dengan uang, rumah dan tanah kebun sawit 8 hektar tersebut sebesar Rp1,5 Milyar,“ucap Erwinsyah yang didampingi tulangnya T. Ritonga.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.