Beranda ›› Umum ›› PT.APR Umumkan Akhir Kontrak, PLN Siapkan Mesin Pengganti

PT.APR Umumkan Akhir Kontrak, PLN Siapkan Mesin Pengganti

Nias | suarasumut.com — Melalui surat terbuka yang disebar di jejaring sosial, PT.APR pemilik mesin 20 MW di PLTD idanoi dan PLTD Moawo umumkan akhir kontrak dengan PLN. PT.APR juga mengungkapkan tunggakan PLN dan akan mematikan dan mengangkut mesin miliknya dari Pulau Nias pada akhir Mei 2016.

Menanggapi surat terbuka PT.APR yang disebarluaskan di jejaring sosial, Humas PT.PLN Wilayah Sumatera Utara Mustafrizal yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Rabu (18/5) mengimbau masyarakat Kepulauan Nias untuk tidak resah dan percaya begitu saja terhadap selebaran gelap berlogo APR yang disebarkan di media sosial.

Mustafrizal memastikan, tidak akan ada pemadaman di Kepulauan Nias walaupun PT.APR mencabut dan mematikan mesinnya pada akhir Mei 2016. PLN telah menyiapkan mesin berkapasitas 12 MW dari Langsa, dan kini dalam tahap ujicoba di PLTD Idanoi.

Menurut Mustafrizal, surat terbuka yang beredar di jejaring sosial tidak ada tandatangan, dan dia menduga selebarn gelap itu disebarkan untuk meresahkan masyarakat Nias. Jika surat tersebut benar, PLN sudah memiliki, dan PLN pasti akan mengeluarkan rilis pers dan mencantumkan surat tersebut.

Mengenai kontrak dengan pihak PT.APR, Mustafrizal mengakui , kontrak dengan PT.APR hanya diperpanjang dua bulan sejak mesin kembali dihidupkan usai pemadaman bulan April yang lalu. Jika dihitung waktunya, akhir kontrak dengan PT.APR adalah awal Juni 2016.

“Soal utang yang dicantumkan dalam surat terbuka berlogo PT.APR, hal itu tidak benar. PT.PLN Area Nias tidak memiliki utang atau tunggakan kepada PT.APR, kecuali sisa yang belum dibayar perpanjangan kontrak yang dua bulan, dan sisa tunggakan untuk bulan November di PLTD Idanoi serta Bulan Desember di PLTD Moawo. Namun, kita sudah beberapa kali minta tagihan dan berita acara, tetapi PT.APR tak kunjung menyerahkan,” ujar Mustafrizal.

Dia juga kecewa, seharusnya dalam surat terbuka tersebut jika benar adanya, harus mencantumkan PLN mana yang punya utang. Jika yang punya utang PLN daerah lain, jangan PLN di Kepulauan Nias yang dikambing hitamkan dan jadi korban.

Mesin 24 MW Siap Beroperasi

Mengantisipasi berakhirnya kontrak dengan pihak PT.APR, Mustafrizal memastikan jika PLN telah menyiapkan mesin berdaya 12 MW dari Langsa. Mesin tersebut kini sudah ada di PLTD idanoi dan sedang tahap ujicoba.

Selain itu, PLN telah menambah mesin berkapasitas 6 MW di PLTD Idanoi dan kini sedang dalam tahap pemasangan intalasi. Selain mesin 6 MW yang kini sudah ada di PLTD Idanoi, PLN akan emnambah mesin berdaya 6 MW di PLTD Teluk dalam, dan mesinnya kini sedang dalam perjalanan dari Sumatera Barat.

Sehingga dia memastikan, sebelum kontrak dengan PT.APR berakhir, mesin milik PLN sudah mulai beroperasi dan masyarakat diimbau untuk tidka resah dan dipastikan jika tidak ada pemadaman seperti yang sebelumnya.(sw/ss-ni)

Lihat Juga

Era Quad-Camera 64MP Telah Datang, Realme Adakan Camera Innovation Event Di Indonesia

Jakarta | suarasumut.com –  Realme, merek smartphone paling berkembang di Indonesia mengadakan Realme Camera Innovation …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.