Beranda ›› Foto & Video ›› Proyek Pekerjaan Jalan Di Kec Kolang Amburadul, Akses Terbengkalai
Jpeg

Proyek Pekerjaan Jalan Di Kec Kolang Amburadul, Akses Terbengkalai

Tapteng | suarasumut.com  –  Jalan yang bagus sebagai sarana penunjang untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat baik diperkotaan maupun pedesaan. Namun hal ini sepertinya berbanding terbalik dengan apa yang dialami oleh masyarakat didua Desa yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Lebih tepatnya Desa Makarti Nauli SP 1 dan Desa Rawa Makmur SP 2 di Kecamatan Kolang.

Hal ini disebabkan adanya Proyek pengerjaan pengerasan jalan di kedua desa tersebut, dinilai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh warga masyarakat setempat.

Amatan media, terlihat jelas bahwa pengerjaan perkerasan jalan dikedua desa itu, diduga kuat menggunakan bahan material tanah liat tanpa menggunakan batu kerikil (beskos/sirtu) sebagai bahan timbunan untuk perkerasan jalan. Dan juga tidak memampangkan papan informasi (Plank Proyek).

Herdin Pakpahan salah seorang warga masyarakat desa Rawa Makmur SP 2, saat ditemui Media menjelaskan, pengerjaan perkerasan badan jalan yang sedang berlangsung di duga di nilai asal jadi.

“Bisa saya katakan kalau Proyek ini tak jelas, liat aja sendiri, bahan material untuk timbunan yang dipakai itu apa?, kemudian plank nama pekerjaannya mana?, siapa rekanannya kita nggak tau,” jelas Herdin, Senin (28/11/2016).

Dikatakannya, warga masyarakat didesa Rawa Makmur SP 2 banyak yang merasa kecewa, hasil kebun banyak yang busuk diakibatkan satu-satunya akses jalan menuju kedesa lainnya tidak bisa dilewati dengan kendaraan.

“Akses jalan satu-satunya menuju kedesa lainnya penuh lumpur, nggak bisa dilalui, kasihan anak-anak pergi ke sekolah, bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengurungkan niatnya untuk pergi sekolah dengan kondisi jalan seperti ini, ditambah sekarang musim hujan,” papar Herdin.

Sementara Pandiangan (40) warga desa Makarti Nauli SP 1 mengatakan, seharusnya pihak rekanan memberikan jalan alternatif lain untuk dapat dilalui warga masyarakat sekitar, agar ekonomi masyarakat tidak lumpuh. Ia meminta pihak pemkab Tapteng melalui pengawasan di Dinas PU harus melakukan pengawasan tentang pengerjaan jalan ini.

“Kita harap pengawas pembangunan harus lebih jeli juga dalam mengawas pembangunan ini,” pinta Pandiangan. (ph/ss-tt)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.