Beranda ›› Foto & Video ›› Polres Nias Bekuk Bandar Sabu Di Kota Gunungsitoli

Polres Nias Bekuk Bandar Sabu Di Kota Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Personil Satuan Narkoba Polisi Resor Nias berhasil menangkap empat bandar narkoba jenis sabu di Kota Gunungsitoli, Juma’t (3/10). Keempatnya yang berinisial AZ, PH, SZ dan MT kini ditahan di Mapolres Nias untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kasat Narkoba Polres Nias AKP.Monang Sitanggang melalui Pjs.Paur Subbag Humas Polres Nias Aipda Osiduhugo Daeli, kepada wartawan, Sabtu (4/10) memberitahu, penangkapan keempatnya berasal dari informasi melalui pesan singkat kepada Polisi jika AZ kerab bertransaksi narkoba jenis sabu disekitar warung Malvines di Desa Fodo, Kota Gunungsitoli.

Lalu Kasat Narkoba memerintahkan empat orang anggotanya melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang masuk melalui pesan singkat dari masyarakat, dan dari hasil penyelidikan yang dilakukan personil sat narkoba, ditemukan seorang pria yang ciri cirinya sama persis dengan yang ada dalam pesan singkat yang dikirim masyarakat ke telepon seluler Polisi.

Lalu salah seorang anggota Sat narkoba Polres Nias menyaru sebagai pembeli dan memesan paket sabu seharga Rp 500 ribu kepada AZ.  Kemudian AZ menghubungi rekannya SZ dan memberitahu jika ada pembeli yang memesan paket sabu seharga Rp 500 ribu.

Kemudian AZ menghubungi rekannya yang berinisial PH dan menyuruh dia ke rumah SZ untuk mengantar uang Rp 500 ribu. Tidak lama ketika PH kembali dari mengantar uang kepada SZ, AZ kembali menyuruh PH ke rumah SZ untuk mengambil barang haram tersebut.

Setelah menerima barang haram tersebut dari PH setelah kembali dari rumah SZ, AZ kemudian menghubungi polisi yang menyamar sebagai pembeli dan memberitahu jika barang haram pesanannya telah ada. Sehingga, saat mengambil barang/transaksi dengan AZ, polisi yang menyamar bersama tiga rekannya langsung meringkus AZ dan PH.

Sehingga berdasarkan pengakuan AZ dan PH, Polisi kemudian meringkus SZ tanpa perlawanan dikediamannya. Berdasarkan pengakuan SZ bahwa sabu yang dia serahkan kepada AZ berasal dari MT, maka Polisi langsung menyergap MT di kediamannya di Jalan Yos Sudarso, Desa Saewe, dan kepada Polisi MT mengakui jika dia telah menjual sabu senilai Rp 400 ribu kepada SZ.

Dari keterangan MT, Polisi kemudian melakukan pengembangan asal muasal barang haram tersebut, sehingga diketahui jika pemilik barang dari MT adalah EZ yang setiap hari bekerja sebagai Supir Mobil di Bandara Binaka Gunungsitoli, namun ketika disergap, EZ berhasil kabur dan kini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Atas perbuatannya, keempat tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1 huruf a dan atau pasal 131 dari UU no. 35 thn 2009, Tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Minimal 5 tahun penjara dan Maksimal 20 thn Penjara.

Osiduhugo juga menuturkan, Wakapolres Nias Kompol F. Zendrato, SH,MH mengatakan bahwa Penyalahgunaan Narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan bagi Generasi Muda di Kepulauan Nias.

Maka atas keberhasilan Sat Narkoba Polres Nias, dia yang baru menjabat beberapa minggu sebagai Waka Polres Nias memberikan apresiasi terhadap kinerja Sat Narkoba, dan memerintahkan untuk mengusut tuntas kasus tersebut sampai ke bandarnya.

Dia juga berharap, masyarakat tidak ragu melapor jika ada yang melihat orang yang menggunakan narkoba, termasuk jika yang dicurigai oknum Polisi, karena menurut dia justru Polisi harus dibersihkan, dan jika perlu dia akan dibuat menyesal seumur hidup.(sp/ss/gs)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.