Beranda ›› Headline ›› Polres Madina Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2014
Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2014

Polres Madina Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2014

Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2014
Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2014

Panyabungan, suarasumut.com – Polres Mandailing Natal menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata 2014 di Lapangan Apel Polres Madina ( 14/03/2014). Gelar pasukan dilakukan untuk mengecek kesiapan personel dalam pengamanan Pemilu 2014.Bertindak selaku inspektur upacara Wakapolres Mandailing Natal Kompol MARIHOT GULTOM, tampak hadir dalam kesempatan tersebut Unsur Muspida Kab. Mandailing Natal, Kepala SKPD, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda serta para ketua Partai Politik peserta pemilu 2014, dan undangan lain.

Operasi Mantap Brata 2014 akan berlangsung 224 hari diseluruh Indonesia dan dimaksudkan untuk mengecek kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana Polri dan unsur terkait dalam rangka pengamanan pemilu 2014.

Operasi Mantap Brata ditandai dengan penyematan tanda Pita Operasi Mantap Brata 2014 oleh Wakapolres kepada perwakilan dari Polri, TNI, Dishub, dan Polisi Pamong Praja.

Dalam sambutan tertulis Kapolda Sumut Inspektur Jendral Polisi Drs. Syarief Gunawan yang dibacakan Wakapolres Madina mengatakan, pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. “Mengingat arti penting dan strategisnya pemilu, dalam konteks ini Polri sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri, berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan pemilu 2014,” ujarnya.

Hal ini tentunya harus dilakukan melalui manajemen keamanan terpadu dan kompreshensif, dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada serta memperkokoh kerjasama sinergis dengan penyelenggara pemilu, TNI, Masyarakat dan mitra keamanan lainnya. Ini dimaksudkan agar pesta demokrasi pemilu 2014, dapat berjalan dengan aman, jujur, adil dan demokratis.

Menurut Wakapolres, pihaknya sudah melakukan pemetaan kerawanan gangguan keamanan selama pemilu berlangsung. Hal itu sudah diantisipasi dengan pengaturan personil yang berjaga di area kantor KPU, Panwaslu, TPS. “Memang jumlah TPS di wilayah hukum Polres Madina tidak setara dengan kekuatan personil. Tapi, mekanisme pengamanan sudah dikonsep,” tuturnya.

Pihaknya terus berupaya melakukan upaya menekan angka kejahatan selama masa pemilu berlangsung. Termasuk, meningkatkan operasi cipta kondisi. “Operasi cipta kondisi terus dilakukan terutama menindak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat,” katanya. ( pr/ss/pny )

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.