Beranda ›› Foto & Video ›› PN Rantauprapat Gelar Sidang Terdakwa Sabu Yang Ditangkap Di Hotel Suzuya

PN Rantauprapat Gelar Sidang Terdakwa Sabu Yang Ditangkap Di Hotel Suzuya

Rantauprapat, suarasumut.com – PENGADILAN Negeri Rantauprapat menggelar sidang terdakwa Fadil (35) yang ditangkap personil Polres Labuhanbatu saat gelar operasi pekat di Hotel Suzuya Rantauprapat sekitar dua Bulan lalu.

Sidang yang diketuai Martin Ginting SH.MH bersama kedua rekannya Armansyah Siregar SH.MH dan Dahrma SH yang digelar di ruang sidang Utama dalam agenda mendegarkan keterangan Saksi dari pihak Polres Labuhanbatu.

Dari keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) H.Ramlan yaitu Suang (48),Nanag (22) dan Ucok Dalimunthe (22) yang merupakan saksi dalam Oprasi Pekat pada saat itu.

“Sewaktu tertangkapnya terdakwa Fadil, saat itu personil Polres Labuhanbatu melakukan Oprasi Pekat di Hotel Suzuya,saat itu, kita menemukan yang diduga alat isap sabu,dan sewaktu kita geledah kantongnya, tim kita juga menemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,22 Gram,”kata Suang yang diamini kedua rekannya dihadapan Majelis Hakim Kamis (14/8).

Dijelaskannya,sewaktu penagkapan Fadil dikamar 209 rekan satu kamarnya juga ada dalam Oprasi tersebut,tapi pada saat kita lihat Indra (Polisi) sedang berada dikamar mandi.

“Ada juga temannya satu kamar itui,tapi saat kita periksa dia tidak ada ditemukan apa-apa,tapi kita tetap bawa kepolres,karena tidak terbukti hingga ia tidak diserahkan kepada pihak yang bersangkutan,”Jelas Suang dalam persidangan.

Sementara itu, Fadil dalam keterangan saksi tersebut membantah kalau yang ditemukan dikamar Hotel tersebut bukanlah miliknya.

“Bukan punya saya itu pak,ngak ada punya ku itu.Ketua Majelis menunda persidangan minggu depan dalam agenda mendegarkan keterangan saksi yang meringankan terdakwa.
“Macam mananya ini, saksi tadi bilang ini punya mu, ditanya terdakwa ini bukan milikmu, untuk meyakinkan Hakim minggu depan kita tunggu saksi yang meringankan terdakwa,”terang Martin sembari mengetuk palu.

Diberitakan sebelumnya, operasi penyakit masyarakat (pekat) 2014 yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Labuhanbatu AKP Eduard L.Tobing,membekuk dua tersangka diduga bandar dan pemakai Narkotika jenis sabu- sabu. Keduanya digerebek di salah satu kamar Suzuya Hotel Rantauprapat. Senin (16/6) sekira pukul 17.30 Wib.

Informasi yang dihimpun awak media, dalam penggerebekan itu, puluhan petugas sabhara meringsek masuk dengan meminta persetujuan pihak manajemen hotel dan menemukan sebuah kamar yang dihuni sebanyak 4 orang tersangka bandar dan pengguna narkotika yang satu diantaranya adalah oknum Brimob. Setelah digedor dan dipaksa untuk membuka pintu, disinyalir sebanyak 2 tersangka melarikan diri melalui jendela samping dan melompat kebawah serta melarikan diri.

“ada tadi yang melompat, mungkin patah lah kakinya itu” sebut Admadi salah seorang pengemudi becak yang berada persis di halaman Parkir Suzuya setempat.

Atas larinya sebanyak 2 tersangka, petugas tidak mau kehilangan buruannya, akhirnya Kasat Sabhara beserta anggotanya mengamankan sebanyak 2 orang tersangka, yakni tersangka F, warga Rantauprapat diduga Bandar dan salah seorang oknum Brimob yang mengaku tidak mengetahui pasti adanya kegiatan itu.

“saya baru datang, kami tidak sama- sama, pas saya mau istirahat lalu orang komandan masuk, dan saya tidak mengetahui pasti adanya kegiatan itu” ungkap oknum Brimob tersebut yang juga berada di satu ruangan dengan tersangka F memberi alasan kepada Kasat Sabhara.(ao/ss/rp).

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.